Kenaikan Harga Minyak Goreng di Madina, Dikeluhkan
EKSISNEWS.COM, Madina- Harga minyak goreng curah di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Mandailling Natal (Madina) mengalami kenaikan dalam waktu beberapa hari ini. Harga yang biasanya Rp 14 ribu per kilogramnya kini tembus menjadi Rp 19 ribu per kilogram.
Tak hanya pedagang, kenaikan harga minyak goreng curah ini mulai dikeluhkan pembeli.
“Kita saat ini susah membeli minyak goreng yang harganya semakin tinggi, sementara warga dikalangan menengah kebawah tentunya kesulitan ekonomi akibat dampak Covid-19,” kata Arman pelaku UMKM.
Arman menjelaskan, keperluan minyak goreng curah tersebut digunakan untuk memasak cemilan telor gulug yang dilakoninya sebagi usahanya sehari-harinya.
“Biasanya minyak goreng itu habis 5 kilogram dalam sehari, sementara harganya naik sehingga keuntungan yang didapatpun sangat tipis, karena pelangganya biasanya anak-anak,” ujarnya.
Sementara harga kebutuhan pokok yang didapat dari Dinas Perdagana Madina tertanggal Senin November 2021 yang terpantu di Pasar Baru Panyabungan. Komiditi minyak goreng curah kemasan seharga Rp 20 ribu. Sedangkan minyak goreng curah kuning seharga Rp 19 ribu yang mengalami kenaikan sebesar Rp 500.
Selain itu, komditi Cabe Rawit juga mengalami kenaikan Rp 5 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilonya. Hanya saja komiditi cabe merah yabg mengalami penurunan menjadi Rp 30 per kilogramya.
Kepala Dinas Perdagagan Madina Jhon Amriadi yang dikonfirmasi Selasa (23/11/2021) mengatakan, kenaikan harga minyak goreng memang terjadi di berbagai wilayah termasuk di Madina.
“Sementara harga cabe rawit tersebut naik disebabkan terjadinya mekanisme pasar, dan harga cabe merah mengalami penurunan karena pasokan melimpah dari analisa pasar,” katanya.(ENC-HL)
Comments are closed.