Komisi 3 Usulkan Tambahan Anggaran di Dinas Kebudayaan

MEDAN, Eksisnews.com – Anggota Komisi 3 DPRD Medan Hendri Duinn mengusulkan agar anggaran  di Dinas Kebudayaan ditambah. Sebab,  dengan anggaran sebesar Rp. 1,126 miliar  untuk kegiatan chrismas seasion dinilai terlalu kecil,  apalagi  pelaksanaan diadakan selama lima hari. 

“Kita minta melalui pimpinan Komisi 3 DPRD Medan,  agar anggaran untuk Dinas Kebudayaan dinaikkan. Sebab,  melihat dari acara kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di Dinas Kebudayaan semuanya adalah event besar.  Dengan anggaran sebesar Rp. 11,6 miliar untuk keseluruhannya ditakutkan anggaran tersebut tidak cukup”, ujarnya,  di gedung dewan Selasa (3/12/2019), yang dipimpin Wakil Ketua Komisi 3 Abdul Rahman Nasution. 

Disebutkan Hendri, seperti acara Merdeng Merdam yang digelar Dinas Kebudayaan beberapa waktu lalu dengan anggaran Rp. 250 juta dinilainya terlalu minim, sehingga pada acara tersebut banyak orang yang datang tidak mendapat makan. “Inikan acara-acara yang digelar setahun sekali, kita harapkan acara tersebut diadakan dengan meriah”, ujarnya. 

Hendri juga menanyakan, apa goal yang didapat Dinas Kebudayaan dengan adanya Chrismas Season, dan berapa banyak yang diundang ke acara tersebut.

Sementara itu,  Edward Hutabarat menanyakan rumusan dan kebijakan apa dari Dinas Pariwisata untuk tingkatkan PAD.  Karena, Dinas Pariwisata dalam meningkatkan PAD dengan mendatangkan wisatawan sehingga menghasilkan pajak restoran dan hotel.

Menanggapi pertanyaan dewan tersebut Kepala Dinas Kebudayaan Ok Zulfi menyebutkan, bahwa lahirnya Dinas Kebudayaan berdasarkan Perda 15 Tahun 2016. Dan Dinas Kebudayaan adalah dinas yang masih baru berjalan 3 tahun. Dan Dinas Kebudayaan tidak memiliki PAD. 

Disebutkan Ok Zulfi, bahwa kegiatan keagamaan seperti Chrishmas Season, Ramadhan Fair dan Pemazmur awalnya dikelola Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan, Bagian Keagamaan dan kini dikelola Dinas Kebudayaan.

“Awalnya dinas-dinas tersebut yang mengelola dan dialihkan ke kami. Dan Komisi C DPRD Medan periode lalu telah menambahkan anggaran ke Dinas Kebudayaan sebesar Rp. 3 M untuk tahun 2020”, terang Ok Zulfi. 

Acara Chrismas Season, katanya,  adalah acara besar untuk mempersatukan umat beragama, dengan mengundang seribu orang peserta, dan melibatkan gereja dan seluruh pengurus gereja sehingga tak ada batasan dan perbedaan antara Pemko Medan dengan umat lainnya yang ada di Kota Medan.(ENC-2)

Comments are closed.