Komisi IV DPRD Medan ‘Menjerit’ e-Pokir Tak Dimasukkan Dinas PU untuk 2021
EKSISNEWS.COM, Medan – Seluruh anggota Komisi IV DPRD Kota Medan berteriak, tidak masuknya seluruh pengaduan masyarakat yang dikirim ke aplikasi e-pokir yang dimiliki Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan untuk anggaran tahun 2021 akan datang.
“Ada lima poin saya upload ke aplikasi e-pokir, untuk jadi masukan ke Dinas PU, nyatanya hari ini kita nggak lihat satu pun dimasukkan. Tolong ini diperhatikan,” ujar Daniel Pinem anggota Komisi IV DPRD Medan sambil berdiri menyampaikan protesnya terhadap Dinas PU dalam rapat dengar pendapat (RDP) membahas R APBD TA 2021 Kota Medan, Selasa (10/11/2020).
Hal senada disampaikan Dame Duma Hutagalung yang turut kecewa tidak diakomodirnya seluruh keluhan masyarakat yang dimasukkan ke e-pokir.”Jangankan semua yang kita kirim, satu pun susah diterimanya,” ucapnya yang turut disambut anggota komisi IV lainnya seperti Roni Ganda, Renville, Syaiful serta Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak.
Paul Mei Anton Simanjuntak selaku pimpinan rapat saat itu, meminta Dinas PU Kota Medan membantu sekaligus menjaga marwah anggota dewan dihadapan masyarakat.
Menurut Politikus PDIP ini mengaku anggota dewan kerap menerima masukan dan keluhan dari masyarakat tentang buruknya kualitas infrastruktur seperti jalan rusak dan banjir.
“Terserah Dinas PU mau buat baru atau pemeliharaan untuk drainase, yang penting usulan masyarakat ditindaklanjuti, bantu jaga marwah kami didepan masyarakat,” ujarnya.
Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas PU Medan, Zulfansyah beserta jajaran.
Anggota Komisi IV Fraksi Gerindra, Dame Duma Dari Hutagalung, meminta agar Dinas PU Medan di tahun 2021 fokus kepada perbaikan saluran drainase.
Ia beranggapan perbaikan jalan akan menjadi sia-sia ketika drainase di jalan tersebut tidak ikut diperbaiki.”Walau jalan kecil, fokus ke drainse. Percuma jalan di aspal kalau kena banjir. Kadang juga drainase di bangun hanya di satu sisi, satu sisi lainnya tidak,” urainya.
Kepala Dinas PU Kota Medan, Zulfansyah, terlihat sibuk mencatat satu persatu masukan dan catatan yang diberikan oleh anggota dewan.
Pekerjaan di tahun 2021, diakuinya fokus pada perbaikan drainase. Namun, perbaikan jalan tetap dilakukan.”Banyak usulan masuk, kita buat skala prioritas, fokus memang drainase, cuma ada juga yang mengeluh jalan rusak,” tuturnya.(ENC-2)
Comments are closed.