Mahasiswa Unhar Medan Buat Diskusi Remaja Etnik Tamil di Aur

MEDAN, Eksisnews.com – Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun yang dilaksanakan, Kamis (30/5/2019) lalu, berupa pelatihan pemahaman  campur kode Bahasa Indonesia dengan Bahasa Tamil melalui Diskusi terhadap Remaja Etnik Tamil di Kelurahan Aur.

Ketua Tim Pelatihan, Hidayati SS MS, Jumat (28/6/2019) menjelaskan, sebagai tema utama kegiatan PkM dalam pelatihan dan diskusi yang digelar melibatkan beberapa dosen dan mahasiswa dari Fakultas Bahasa dan Komunikasi, Prodi Sastra (dan Bahasa) Inggris, Universitas Harapan Medan.

Adapun, PkM ini sendiri, paparnya, merupakan salah satu visi dari Tri Dharma perguruan tinggi di Indonesia yang bertujuan untuk menciptakan hubungan sosial yang baik antara pihak perguruan tinggi, terutama dosen dan mahasiswa dengan masyarakat sekitarnya sekaligus sebagai perwujudan selaku makhluk sosial.

Disamping itu pelatihan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan remaja dalam bidang bahasa Inggris salah satunya  bidang sosiolinguistik khususnya Campur kode. Campur kode dapat dimaknai sebagai penggunaan lebih satu bahasa atau kode dalam suatu wacana komunikasi.

“Unsur bahasa lain yang dipergunakan berupa serpihan kosa kata, frasa dan juga kalimat. Pada saat seorang penutur bahasa menyelipkan serpihan bahasa daerahnya atau bahasa ibunya, maka proses pelaksanaan campur kode telah terlaksana,” ungkapnya didampingi anggota dosen yaitu Dra. Aflina, M.Hum., serta anggota mahasiswa yaitu Elvianna Caniago dan Namiratusshofa Siregar.

Diketahui, Tim Pelatihan tiba ditempat tujuan pada pukul 10.30 WIB. Sesudah sampai, para tim pelatihan langsung menemui kepala lingkungan di Kelurahan Aur, Risma sebagai perwakilan dari Kelurahan Aur yang menyambut para tim pelatihan dengan hangat, dengan peserta sebanyak 15 orang remaja dari Umat Hindu di kelurahan Aur.

“Kegiatan pertama kita, diskusi tanya jawab dan pemaparan materi pelatihan tentang campur kode. Adapun para remaja sangat merespon kegiatan PkM tersebut dengan sangat antusias.  Kemudian, tim pelatihan mengadakan kompetisi tanya jawab kepada para remaja selama 15 menit, dan bagi yang berhasil menjawab mendapatkan award,” tambahnya.

Pada sesi selanjutnya, para tim pelatihan mengumpulkan angket yang sudah dibagikan oleh para remaja sebagai salah satu instrument kegiatan PkM ini. Dalam kegiatan PkM ini anak-anak terlihat sangat senang dan tetap bersemangat dengan kegiatan ini, tak terkecuali dengan para tim pelatihan juga.

Di akhir kegiatan PkM tersebut, para tim PkM menutup acara kegiatan PkM ini dengan mengambil dokumentasi bersama dengan para remaja dan kepala lingkungan, setelah itu pada bagian akhir para tim pelatihan membagikan donasi kepada para remaja peserta kegiatan PkM sambil bersalam-salaman, dan kegiatan inipun berakhir tepat pada pukul 13.00 WIB.(ENC-2)

Comments are closed.