oleh

MAKI: Direktur RSU Haji Medan Harus Disanksi Tegas Karena Pelayanan Buruk

-SUMUT-8 views

EKSISNEWS.COM, Medan – Mahasiswa Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Sumatera Utara (Sumut) meminta Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk memberikan sanksi tegas terhadap Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan karena memberikan pelayanan buruk kepada masyarakat.

“Pelayanan buruk terhadap masyarakat, jelas sudah menciderai nama baik Sumatera Utara (Sumut), juga jauh dari visi misi Pemprov (Pemerintah Provinsi) Sumut,” kata Mhd Idris selaku Koordinator Aksi dalam orasinya saat aksi demo didepan Kantor Gubsu Jalan Pangeran Diponegoro Medan,  Jumat (22/10/2021).

Idris menceritakan berdasarkan pengakuan alah seorang anggota MAKI Sumut terkait perlakuan pegawai atau perawat RSU Haji Medan atas pelayanan buruk yang diterima salah seorang anggota MAKI pada saat berobat kerumah sakit tersebut.

“Pada hari, Senin 13 September 2021 setelah magrib, salah seorang aggota MAKI Sumut berobat sakit lambung ke RSU Haji Medan. Ketika sampai di rumah sakit itu anggota kami disambut oleh perawat yang berada dirung dalam rmah sakit, setelah diperiksa dan di cek perawat hanya memberi obat. Karna sakit lambung yang kian parah kemudian anggota kami minta agar disuntik saja penghilang nyeri rasa sakit dan si perawat menjawab ‘obat sudah habis kalau mau disuntik beli obatnya sendiri lalu disuntik disini’ ujar si perawat itu,” jelasnya.

Selanjutnya, ditambahkannya, tentu anggota MAKI mempertanyakan keberadaan dokter, jawaban diterima ‘lagi dirunagan’, karena kesal disampaikan Idris mengulang kata-kata anggotanya saat itu,”Saya disini berobat seharusnya saya ditangani cepat dan dilayani dengan baik,” ujarnya.

Anehnya, dikatakannya,  perawat tersebut kemudian mendatanginya,”Sini bang kalau mau disuntik,” ujarnya kembali. Artinya apa “ tegasnya seperti inilah pelayanan buruk itu, membahayakan dan dapat menciderai pasien saat itu.

“Dan, kami juga ingin mempertanyakan pembagian insentif yang diterima pegawai dan manajemen RSU Haji Medan yang kami nilai sumber dana dan regulasi pembagiannya masih simpang siur di tengah public. Disamping itu juga kami pertnyakan izin menerima koas yang ada di RSU Haji ini,” ungkapnya.

Aksi sekelompok massa mahasiswa yang mambawa poster dengan berbagai tulisan yang menyoroti manajemen RSU Haji itu, akhirnya diterima perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Kabag Otonomi Daerah Ahmad Rasyid Ritonga yang menyambut baik aksi mahasiswa tersebut.

“Terima kasih atas kehadiran para mahasiswa saat ini melalui aksinya. Masukan kalian tentang RSU Haji Medan menjadi kebutuhan kita dan akan saya teruskan ini, termasuk mengenai insentif dan izin koas di rumah sakit tersebut, terima kasih kalian sudah menyampaikan ini,” ujar Rasyid dihadapan mahasiswa yang berjanji meneruskan laporan mereka ke Gubsu.

Sebelum membubarkan diri, Koordinator Daerah MAKI, RizkY memberikan secara resmi pernyataan mahasiswa terhadap buruknya pelayanan RSY Haji Medan kepada Ahmad Rasyid Ritonga.(ENC-2)

Komentar

Baca Juga