Marak Aksi Begal, Polisi dan Pemko Medan Diminta Harus Respon
EKSISNEWS.COM, Medan – Sejumlah pihak mengaku prihatin terhadap maraknya aksi begal yang terjadi, termasuk di wilayah hukum Polres Belawan. Untuk itu, kepolisian dan Pemko Medan diminta harus respon serta segera mengambil tindakan.
Hal itu dikemukakan Wakil Ketua Fraksi Gerindra Kota Medan Haris Kelana, Kamis (21/4/2022) menyikapi beberapa tindak kejahatan aksi begal bahkan hingga ada korban meninggal dunia yang terjadi dua pekan terakhir di wilayah Polresta Belawan.
Menurutnya, tindakan tegas terhadap pelaku harus dilakukan. Hal itu guna memberikan efek jera kepada pelaku dan pelajaran buat semua pihak.
Kemudian, bagi korban begal agar menjadi perhatian pemerintah. Bila, korban itu warga Medan patut menjadi perhatian Pemko Medan. “Salah satu korban begal saya dengar harus membayar biaya berobat Rp 40 juta di Rumah Sakit Imelda. Ini harus ditangani dan perhatian Pemko Medan,” tuturnya.
Dikatakan Haris, bukan hanya Pemko, tetapi Polisi juga supaya memberikan perhatian serius. “Biaya berobat korban kiranya ditanggungjawabi dulu oleh Polisi. Selanjutnya bisa diklaim dari pelaku atau bantuan sosial lainnya,” tandasnya.
Menurut Haris, harus ada kepedulian dan tanggungjawab pemerintah kepada yang mendapat musibah. “Mulai penanganan korban hingga penelusuran dan tindakan tegas kepada pelaku. Kita apresiasi Polisi sudah tangkap pelaku. Tentu terkait kerugian korban, pelaku harus tanggungjawab tanpa mempengaruhi proses hukum yang tegas,” pintanya.
Berikutnya, sarannya untuk ke depan, Polisi dan Pemko Medan dengan melibatkan semua pihak agar melakukan upaya meminimalisir terjadinya aksi kejahatan di wilayah Medan Utara. “Harus adalah penanganan serius apa yang menjadi penyebab terjadinya aksi kejahatan khususnya di wilayah Medan Utara,” katanya.
Diketahui, aksi kejahatan kriminal bahkan tawuran sering terjadi di wilayah hukum Polres Belawan. “Persoalan yang sangat mengganggu Kamtibmas tersebut hendaknya ditangani serius. Sehingga tidak menjadi persoalan besar dikemudian hari. Ini masalah serius dan berdampak negatif terhadap semua sektor,” tegasnya.(ENC-2)
Comments are closed.