Massa AMCTA Geruduk Kantor Bapenda Deli Serdang Soroti Penggelapan Pajak PB1 Mie GCN Pancing

EKSISNEWS.COM, Medan – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam  Aliansi Mahasiswa Cinta Tanah Air (AMCTA) Rabu(5/11/2025) menggeruduk Kantor Bapenda Deli Serdang menyoroti dugaan penggelapan pajak PB1 oleh waralaba Mie GCN Deli Serdang diduga libatkan oknum Dispenda Deli Serdang

Fikril Hakim selaku kordinator aksi mengatakan, unjukrasa hari ini menuntut keadilan atas dugaan kuat penggelapan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PB1) oleh waralaba Mie GCN di Jalan Pancing.

“Pajak 10% yang dibayar oleh rakyat diduga tidak disetorkan secara sepenuhnya ke kas daerah, melainkan dimanipulasi hingga menimbulkan potensi kerugian negara ratusan juta rupiah setiap bulan,” ujarnya.

Fikril Hakim mengatakan, lebih parah lagi, praktik ini diduga ada pembiaran bahkan melibatkan oknum pejabat di Bapenda Deli Serdang.

“Ini  bukan sekadar pelanggaran administratif, ini adalah pengkhianatan terhadap amanah rakyat.

Pajak yang digelapkan adalah uang pendidikan, kesehatan, dan pembangunan untuk masyarakat,” katanya.

Aksi sempat memanas saat massa masuk ke ruang kerja Kepala Bapenda dan sempat terjadi kericuhan akibat provokasi dari pegawai Bapenda.

Namun situasi berhasil dikendalikan, dan massa akhirnya bertemu langsung dengan Kabid PAD Juniver Marbun.

Kepada para pengujukrasa, Juniver menyatakan siap diperiksa oleh Inspektorat dan bertanggung jawab jika terbukti bersalah.

Kepala Inspektorat, Edwin Nasution, juga menyatakan akan menurunkan tim investigasi dan memberikan sanksi tegas jika pelanggaran benar terjadi.

Ketua AMCTA Rafi Siregar menegaskan, akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. “Jangan ada lagi pejabat dan pengusaha yang menipu rakyat di atas keringat masyarakat kecil. Pajak rakyat harus kembali untuk rakyat,” pungkasnya. (ENC-1)

Comments are closed.