Nerobos Palang Kereta Api, Wulling Ringsek Diterkam Railing
MEDAN, Eksisnews.com -Nekat menerobos palang kreta api di Jalan Sisingamangaraja arah menuju ke jalan pandu tepatnya di perlintasan kereta api sebelah kantor PDAM Tirtanadi, Kecamatan Medan Kota sebuah mobil merek Wulling warna hitam BK 1503 WX alami rusak ringsek dihantam kreta Api penumpang U- 34 merk RAILING KRDE – K 121303 yang datang dari Bandara Kualanamu Internasional (KNIA) dengan masinis Iqbal (30) pada Jumat (26/07/2019) sekira Jam 18.30 Wib.
Menurut keterangan yang dihimpun wartawan, awalnya mobil yang ditumpangi oleh 9 orang warga keturunan etnis Tionghoa yang datang dari arah Jalan Sawah Lunto menuju ke arah Jalan Pandu yang hendak ke Wihara dengan mengendarai mobil Wuling hitam BK 1503 WX yang di duga menerobos palang lintasan rel kreta Api yang berada tepat di depan PDAM Tirtanadi yang akhirnya ditabrak kreta api yang datang dari arah Bandara Kualanamu Internasional (KNIA) menuju ke arah stasiun kereta api Medan.
Tabrakan yang terelakan lagi tersebut membuat mobil rusak ringsek dan penumpang yang berada di dalam mobil tersebut luka parah.
Kejadian tersebut mengundang perhatian warga ramai yang melintas. Tak butuh berapa lama oleh pihak petugas Kepolisian Polsek Medan Kota yang mendapatkan informasi kejadian tersebut dengan sigap langsung turun ke lokasi TKP.
Setelah pihak petugas tiba di lokasi bersama warga dan petugas PJKA langsung berusaha mengevakuasi mobil yang dikemudikan seorang pria keturunan warga etnis Tionghoa, Dahlan (49) warga Jalan Bakaran Batu No. 15 C/ 41 Sei Rengas II Medan.
Dalam hitungan waktu, mobil naas tersebut pun akhirnya berhasil di evakuasi oleh petugas yang selanjutnya dibawa ke Satlantas Adinugoro Medan. Begitu juga dengan kereta api yang turut alami kerusakan pada bagian rem nya juga turut di evakuasi dengan cara ditarik oleh kreta api ke terminal stasiun kreta api Medan.
“Tadi awalnya mobil yang ada 9 penumpangnya tadi di tabrak Kreta Api Bandara Kualanamu yang menuju ke arah Stasiun Kreta Api Medan dan petugas Polsek Medan Kota bersama petugas PJKA dibantu oleh warga berusaha mengevakuasi mobil tadi ke ruas pinggir jalan raya dan alami rusak,” kata salah satu saksi yang memiliki nama Edo Tanjung (49) warga Komplek Namorambe.
Setelah pihak petugas mengevakuasi mobil bersama Kreta Api yang selanjutnya pihak Satlantas Polsek Medan Kota membawa penumpang mobil Wuling warna hitam yang mengalami luka dibawa petugas untuk mendapatkan pengobatan secara medis ke Rumah Sakit Murni Teguh.
“Betul bang mobilnya sudah kita evakuasi ke Satlantas Adinugoro Medan, sedangkan Kreta Api nya sudah dibawa oleh kreta api lainnya yang ada dengan cara di dorong ke Stasiun Kreta Api Medan dan penumpang mobil yang alami luka sudah dibawa ke RS Murni Teguh untuk mendapatkan pengobatan secara medis,” kata petugas Satlantas.
Lanjut petugas tersebut, dari proses olah TKP, mobil Wuling hitam yang rusak akibat menrobos plang rel kreta api tersebut karena melintas lawan arah.
“Kalau menurut kronologisnya semula pengendara mobil wulling datang dari jalan sawlunto menuju ke arah jln. SM.Raja ketika berada di jalan sm. Raja pengemudi mobil wulling mengambil ke kanan melawan arah naik ke lintasan rel kereta api saat menanjak rel kereta api pintu rel kereta apai sdh di tutup namun di terobos juga dan ketika badan mobil Wullling berada di atas rel kereta api tiba-tiba datang kereta api penumpang dari arah stasiun menuju ke arah Kualanamu sehingga tabrakan terjadi yang mengakibatkan mobil tersebut terguling dan terhempas ke badan jalan dan kereta api juga mengalami kerusakan dan berhenti tiba-tiba diakibatkan adanya selang rem kereta api putus dan kereta api melintang di badan jalan yang mengakibatkan arus lalulintas macat dan harus dialihkan,” terang petugas sambil menambahkan pengemudi dan penumpang mobil wulling di bawa ke Rumah Sakit Murni Teguh.
Adapun masing-masing nama penumpang mobil Wulling warna hitam BK 1503 WX yaitu, Linawati (45) warga Bakaran Batu No. 15 C / Kec. Medan Area, mengalami luka pada pinggang memar, Kholim lui (83) warga yang sama dan tidak mengalami kuka,Talip (84) warga yang sama alami luka pada sebelah kiri, Suriati (53) warga yang sama diatas tidak ada alami luka, Susanto (40) warga yang sama diatas mengalami luka tdk ada, Anjelina (14) seorang pelajar warga yang sama mengalami luka pada tangan kiri memar dan tidak bisa digerakkan, Minnie Liem (12) seorang pelajar warga sama diatas mengalami luka pada pinggang terasa sakit, Shintia Liem (10) seorang pelajar warga yang sama diatas mengalami luka pada kaki kanan luka lecet. (ENC-Bucos)
Comments are closed.