Oktavianus Duha Ungkap Target Pembangunan PLTA di Aceh dan Sumut
EKSISNEWS.COM, Medan – General Manajer (GM) PT PLN UIP Sumbagut, Oktavianus Duha memastikan saat ini PLN sedang fokus dalam pengembangan pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang ada di wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara (Sumut), dengan harapan di tahun 2024 keduanya telah beroperasi.
“Kami sekarang lagi fokus pengembangan ini di Aceh, disana ada di Pusangan, kalau di Sumut ada PLTA Asahan. Ini harapannya di 2024 bisa betul-betul masuk dan beroperasi,” kata Oktavianus Duha dalam acara Ramadhan Media Gathering PT PLN UIP (Sumbagut), Senin (18/4/2022) di gedung Rooftop PT PLN UIP Sumbagut Jalan Dr Cipto Medan.
Menurut Duha, proyek-proyek strategis nasional ini terus didorong dan ditargetkan dapat selesai lebih cepat yakni di tahun 2024.
“Jadi, dengan adanya sebaran pembangkit terutama di (Provinsi) Aceh, sehingga ketika ada gangguan transmisi di salah satu saluran, maka tidak seluruh wilayah Aceh itu yang akan alami kolevs,” ujar Sahat Sianturi dari PLN UIP Sumbagut menambahkan.
Intinya, terang Sahat, wilayah Aceh menjadi lebih kuat, lebih handal dalam kelistrikan, tentunya dalam mengatasi kebutuhan listrik di provinsi itu yang semakin tinggi.
“Kita asumsikan pertumbuhan kelistrikannya 4,8 sampai 5,7 % pertumbuhan. Dengan adanya pertumbuhan listrik kita harapkan roda ekonomi di Aceh lebih berkembang,” ucapnya.
Lebih lanjut, usai acara Ramadhan Media Gathering PT PLN UIP Sumbagut, kemudian sore harinya menjelang berbuka menggelar Safari Ramadhan 1443 H dari
Direktorat Mega Proyek & Energi Baru Terbarukan, bertempat di halaman gedung PLN UIP Sumbagut, dengan tema: Niatkan Bekerja Sebagai Ibadah Raih Keberkahan Ramadhan dan Tingkatkan Capaian Kinerja. Diikuti seluruh jajaran direksi PLN UIP Sumbagut termasuk GM PLN UIP Sumbagut Oktavianus Duha. Dihadiri langsung oleh Najahul Imtihan, vice presiden manajemen rantai pasok.
Dikesempatan itu, turut menghadiri Ustad H Ja’far Hasibuan yang melantunkan ayat suci alquran, ditutup tausyiah dari Prof Dr Muzakkir MA dari UIN SU.(ENC-2)
Comments are closed.