oleh

P APBD TA 2021Disahkan, Pemko Medan Diminta Segerakan Belanja Modal dan Bansos

-MEDAN-16 views

EKSISNEWS.COM, Medan – Dengan disahkannya Perubahan APBD Tahun Anggaran (TA) 2021 sebesar Rp5,2 triliun, Pemerintah Kota (Pemko) Medan diminta menyegerakan belanja modal dan bantuan sosial (Bansos) lainnya di triwulan ke III, guna menghindari keterpurukan ekonomi rakyat.

“Semoga Perubahan APBD Pemko Medan Tahun 2021 tidak hanya indah dalam tataran wacana semata, namun juga anggun dalam tataran implementasi nyata, bukan sekedar karya kata tetapi kerja yang dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat di Kota amedan,” ujar anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra Dame Duma  saat rapat paripurna, Selasa (28/9/2021).

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim dan dihadiri Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, Dame Duma berharap agar Perubahan APBD 2021 dapat menjaga kesinambungan pembangunan terencana dan sistematis dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia secara optimal, efisien, efektif dan akuntabel.

Karena, sebutnya, Fraksi Gerindra berharap bahwa pencapaian prioritas pembangunan Kota Medan memerlukan adanya koordinasi dari seluruh pemangku kepentingan, melalui pengintegrasian prioritas nasional, program prioritas, dan kegiatan prioritas yang dilaksanakan dengan berbasis kewilayahan.

Selanjutnya Fraksi Gerindra menyampaikan kritik dan saran menyebut agar jangan terlalu kaku membelanjakan barang dan jasa hanya alasan menjaga anggaran untuk covid-19. Sebab anggaran yang disiapkan untuk covid-19 masih banyak yang tersisa, sehingga target program Pemko Medan yang lain harus tetap terus dilaksanakan.

Pada kesempatan itu Fraksi Gerindra menghimbau agar tidak terjadinya kebocoran anggaran pada sektor penerimaan pajak. Maka itu Pemko Medan perlu melakukan pengawasan yang ketat agar PAD bisa meningkat.

Juga, Pemko Medan menghimbau Pemko Medan untuk lebih maksimal melakukan pemeliharaan dan pembangunan infrastruktur, baik jalan, jembatan, selokan dan drainase. Karena adanya biaya pemeliharaan terhadap itu, Pemko Medan tetap harus melakukan perawatan dan pemeliharaan.

Terkait tender ulang proyek 27 paket di Dinas PU Kota Medan, Fraksi Gerindra sangat menyayangkan hal itu terjadi. Karena pembatalan itu akan menganggu serapan anggaran dan dikhawatirkan tidak terlaksana karena proses tender ulang akan menghabiskan waktu. Dame menuding hal itu dikarenakan karena  hal  kurangnya koordinasi antara Dinas PU dengan ULP Pemko Medan.

Fraksi Gerindra mengharapkan hal ini tidak terjadi lagi, dan diharapkan Dinas PU Kota Medan merelalisasikan usulan perbaikan jalan dan drainase yang disampaikan lewat E-Pokir DPRD Medan.

Diketahui, struktur perubahan APBD TA 2021 sebagaimana yang dilaporkan oleh Pemko Medan adalah; Pendapatan daerah Rp 5.208.964.175.119,00. Belanja daerah yakni Rp 5.731.395.062.275,00 dan Pembiayaan penerimaan Rp. 622.430.887.156, 00 serta Pembiayaan pengeluaran Rp. 100.000.000.000. Pembiayaan netto  Rp522.430.887.156, 00.(ENC-2)

Komentar

Baca Juga