Pedagang Kuasai Proyek Pedestrian Simpang Jodoh Tembung Jadi Lapak Dagangan

EKSISNEWS.COM, Percut Sei Tuan – Proyek pembangunan tempat pejalan kaki (Pedestrian) di Jalan Pasar Tujuh atau Simpang Jodoh Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terkendala oleh Pedagang Kaki Lima (PKL).

Pasalnya, pekerjaan yang seharusnya selesai di Bulan Desember 2020 ini, jadi molor waktunya karena banyaknya para PKL yang membuka lapak dagangannya dilokasi pekerjaan.

Hasil pantauan di lapangan, sampai saat ini para PKL membuka lapak dagangannya l di lokasi pekerjaan, sehingga para pekerja harus menunggu para pedagang tersebut selesai menjual dagangannya.

“Bagaimana kami mau bekerja, soalnya lokasi pekerjaan masih mereka gunakan untuk tempat lapak dagangannya. Sementara, pekerjaan harus selesai sesuai kontraknya. Oleh sebab itu, kami mohon perhatian dari pihak Kecamatan Percut Sei Tuan dalam hal ini Seksi Tranrib Kecamatan Percut Sei Tuan, pihak Pemkab Deli Serdang, untuk menghalau para PKL yang menggunakan lokasi pekerjaan yang sedang kami kerjakan ini,” pinta Budi salah seorang pengawas pekerjaan proyek pedestrian di Pasar Tujuh Tembung Kamis (31/12/2020).

Keresahan, pemborong tersebut mendapat tanggapan dari berbagai elemen masyarakat Percut Sei Tuan, yang seharusnya para pedagang mengganggu pekerjaan tersebut, dengan tidak membuka lapak dagangannya di lokasi pekerjaan. Karena pekerjaan itu harus selesai sesuai waktunya. “Oleh sebab itu, diminta kepada PKL tidak lagi membuka lagi lapak jualan mereka dilokasi tersebut.

“Kita minta juga peran dari pihak yang berkompeten untuk turut berperan aktif membantu terlaksananya pembangunan pedestrian di Kecamatan Percut Sei Tuan,” ujar warga yang namanya tidak mau dituliskan itu. (ENC-1)

 

Comments are closed.