Pembangunan Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an dan Hadist Al-Faiz  Hampir Selesai, Santriwati  Akan Segera Masuk Asrama

EKSISNEWS.COM, Percut Sei Tuan – Pembangunan Asrama Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an dan Hadist Al-Faiz yang didirkan oleh Yayasan Faiz Ahmad Al-Kawakib di Jalan Bhineka Tunggal Ika/Datuk Kabu Pasar III, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara terlihat pembangunannya dalam proses finishing dan hampir selesai

Menurut penanggung jawab pembangunan pondok pesantren tersebut,  Hermansyah yang akrab dipanggil Leo mengatakan, kemungkinan bulan depan atau bulan Juli 2020 kondisi fisik bangunan pesantren selesai dan siap digunakan untuk kegiatan belajar yang rencana pada bulan Juli 2020 mendatang.

“Sekarang pembangunan sudah 80 persen, Insya Allah bulan depan  pekerjaan selesai,’ jelas Hermansyah kepada para wartawan, Kamis (25/06/2020).

Menurut Herman jumlah keseluruhan ruangan pondok pesantren yang dibangun adalah tujuh ruangan yang terdiri dari tiga ruang asrama, tiga ruangan lokal untuk belajar dan satu ruangan  termasuk untuk ruang kantor dan untuk kamar mandi.

Penanggung jawab pendidikan Yayasan Faiz Ahmad Al-Kawakib Ponpes Tahfiz Al Qur’an dan Hafiz Al-Faiz, Andi Suhendra Siregar, S. Pdi. M. Pd mengatakan, kalau tidak ada halangan pada tanggal 20 Juli 2020 pihaknya akan mulai melakukan kegiatan di asrama  bersama santriwati yang sudah mendaftar ke pondok pesantren tersebut. “Bagi yang belum mendaftarkan anaknya, masih ada kesempatan untuk mendaftar karena pihak yayasan masih membuka pendaftaran sampai pada tanggal 19 Juli 2020,” jelasnya.

Andi Suhendra  jga menjelaskan, pada tahun ajaran baru 2020 dengan pondok pesantren baru, pihaknya akan mengadakan masa orientasi santri kurang lebih empat sampai enam hari, dari tanggal 20 sampai 26 Juli 2020. “Ini dilakukan untuk mengenalkan kepada Pesantren, tenaga pengajar, yayasan dan para santriwati lainnya untuk menciptakan rasa mahabbah atau rasa kecintaan antara santriwati dan tim pengajar,” ungkap Andi Suhendra.

Langkah-langkah akan disiapkan oleh pihak pondok pesantren saat berlangsung proses belajar mengajar kata Andi Suhendra, nantinya adalah mengadakan strealisasi asrama santri, vogging, pengadaan wastafel, dan kawasan strealisasi para pengunjung di Asrama putri Balqis.

“Diharapkan pondok pesantren akan melakukan kegiatan belajar mengajar sesuai petunjuk teknis dan arahan dinas kesehatan ataupu instansi terkait.

Kita berdoa semoga Ponpes bisa membentuk pribadi-pribadi muslim yang tidak hanya cerdas intelektual, namun memiliki kesolehan ubudiyah dan kesolehan sosial kedepannya. Juga mampu menjadi agen perubahan sosial di masyarakat, bangsa dan negara,” jelasnya. (ENC-1)

 

Comments are closed.