Pemko Medan Diminta  Respon Warga Atas Penyempitan Jalan Aman di Helvetia

EKSISNEWS.COM, Medan – Pemerintah Kota (Pemko) Medan diminta  merespon cepat keluhan warga atas penyempitan Jalan Aman di Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia.

“Kita meminta Pemko Medan gerak cepat dalam menyahuti keluhan warga atas penyempitan jalan tersebut,” kata  Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Dame Duma Sari Hutagalung di Medan, Kamis (28/10/2021).

Keluhan warga ini sebelumnya dibahas pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakukan Komisi IV DPRD Medan, Senin lalu (25/10/2021). Pada rapat itu, warga mengaku keberatan atas penyempitan Jalan Aman dampak pembangunan rumah salah seorang warga atas nama Martin Karo-karo.

Lalu Duma melakukan peninjauan ke lapangan guna melihat langsung apa yang dikeluhkan warga terkait penyempitan Jalan Aman tersebut.“Ternyata benar. Ada salah seorang warga yang membangun rumahnya di badan jalan. Sehingga jalan yang menjadi akses para warga yang awalnya lebar menjadi menyempit,” kata Duma.

Duma berharap Pemko Medan segera menindaklanjuti persoalan ini. “Kalau bisa jangan berlarut-larut. Kita percaya di kepemimpinan Walikota Medan Bobby Nasution permasalahan ini dapat diselesaikan. Apalagi kita tahu Walikota lebih mengedepankan kepentingan masyarakat banyak dalam menjalankan program kerjanya,” katanya.

Penyempitan Jalan Aman juga berdampak pada aktifitas aparatur Kelurahan Cinta Damai. Menurut Lurah Syena Siregar, penyempitan jalan sangat menggangu dalam melakukan pengangkutan sampah rumah tangga milik warga. Termasuk juga berdampak pada sistem drainase dan infrastruktur jalan.

“Truk pengangkut sampah milik kecamatan jadi tidak bisa melintas. Akibatnya warga sekitar membuat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di jalan tersebut. Kita berharap solusi ini bisa secepatnya diselesaikan,” kata Syena Siregar.

Pandapotan Siringo-ringo, warga yang rumahnya persis di persimpangan Jalan Aman mengungkapkan, persoalan penyempitan Jalan ini sudah cukup lama, namun hingga kini belum terselesaikan.“Padahal sebelum rumah milik Martin ini berdiri, Jalan Aman ini sangat lebar dan bisa dilalui kendaraan roda empat,” jelasnya.

Tapi saat ini, sambung Pandapotan, apabila terjadi kebakaran rumah di dalam Jalan Aman, dipastikan akses mobil pemadam kebakaran akan sulit masuk.

“Soalnya jalan masuk untuk mobil pemadam kebakaran tidak ada lagi. Sebab, jalan ini sudah sangat sempit. Hanya m dapat dilalui sepedamotor saja,” terangnya.(ENC-2)

Comments are closed.