Perkembangan Mutasi Covid-19 Masih Berdampak ke Ekonomi Sumut di 2022
EKSISNEWS.COM, Medan – Perkembangan mutasi-mutasi virus Covid-19 yang terjadi diakhir tahun 2021 yang akan berdampak pada terbitnya kebijakan pemerintah melalui PPKM yang cenderung kurang menguntungkan untuk kegiatan bisnis akan berdampak sepenuhnya pada perekonomian Indonesia khususnya Sumatera Utara (Sumut) di tahun 2022 mendatang.
“Untuk 2022 memang sangat bergantung dari perkembangan Covid-19 sendiri yang terus terjadi mutasi-mutasi, membuat kebijakan pemerintah mungkin tak menguntungkan, lewat pembatasan pergerakan, itu tentunya berdampak pada ekonomi kita di tahun 2022,” kata Kepala Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Soekowardojo dalam acara Bincang Bareng Media (BBM), Selasa (14/12/2021) di Medan.
Namun, tambahnya, dari sisi eksternal bahwa perbaikan ekonomi dunia mendorong volume perdagangan dari Sumut yang diiringi dengan masih tingginya harga komoditas.
“Komoditas kita didunia tetap tinggi, minyak sawit dan karet kita masih diuntungkan di tahun 2022,” serunya.
Sedangkan dari sisi domestik, paparnya, inflasi akan tetap terkendali didukung oleh penguatan nilai tukar rupiah. Investasi infrastruktur strategis nasional yang juga terus berjalan semakin mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut.
“Kita yakinkan inflasi di 2022 kita terkendali sehingga rupiah tetap stabil. Harapannya sudah mulai belajar terhadap varian baru bagaimana bertindak. Pemerintah sudah mulai tahu bagaimana caranya di tahun depan,” ungkapnya.
Diketahui, untuk pertumbuhan ekonomi sumut pada tahun 2020 mengalami kontraksi yang cukup dalam -1,07% (yoy). Dengan adanya rebound ekonomi yang terjadi pada triwulan II – 2021, diproyeksi pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun 2021 akan terus terakselerasi.
Meskipun, tambahnya kembali, perkembangan kasus positif Covid-19 serta penerapan kebijakan PPKM diperkirakan akan menahan laju permintaan domestik, namun upaya akselerasi vaksinasi diproyeksi menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi.
Sejalan dengan proyeksi Sumatera, peningkatan harga komoditas juga menjadi faktor pendorong ekonomi Sumut pada tahun 2021. Pada keseluruhan tahun 2021, ekonomi Sumut diperkirakan akan terakselerasi dengan range pertumbuhan 2,5 – 3,3%. (ENC-2)
Comments are closed.