oleh

Pilihan Politik Tak Harus Dapat Uang dari Calon Peserta Pilkada

-Politik-12 views

MEDAN, Eksisnews.com –  Ketua Presidium Perkumpulan Masyarakat Demokrasi 14, Muhri Fauzi Hafiz, menilai gerakan bunuh politik uang  diyakini berat untuk dilakukan, namun dengan terus memberi pemahaman kepada masyarakat agar cerdas dalam menentukan pilihan politiknya tanpa memikirkan harus mendapatkan uang dari calon peserta Pilkada 2020, hal ini dimungkinkan dapat berjalan.

“Gerakan bunuh politik ini bukan semata-mata akan diperjuangkan dalam organisasi ini tapi akan ada banyak semangat dan dukungan untuk bisa sama-sama menjaga demokrasi menjunjung kesejahteraan masyarakat. 

Lahirnya gerakan bunuh politik uang dari keinginan anak muda yang mendapat sambutan perkumpulan demokrasi 14 dan kawan yang akan maju dalam Pilkada serentak 2020,” kata Muhri  usai pelaksanaan deklarasi Gerakan Bunuh Politik Uang, Senin (9/12/2019) di De’ Empatbelas Coffe Shop Jalan Armada Medan. 

Demikian halnya dikatakan, Hanafiah Harahap sebagai Bendahara Presedium Perkumpulan Masyarakat Demokrasi 14 dalam manifesto nya menyatakan, gerakan bunuh politik uang ini melihat fenomena yang mengganggu terhadap  masa depan demokrasi Bangsa Indonesia. Politik uang hanya akan menjadikan dunia politik menjadi pasar modal dengan investasi kerugian jangka panjang. 

“Perkumpulan masyarakat Demokrasi 14 lahir sebagai sebuah organisasi yang bergerak mengawal demokrasi yang bermartabat dan melahirkan kader muda anak bangsa yang akan menjadi pemimpin di daerah dan pemimpin nasional dengan cara-cara yang baik,” ungkapnya. 

Sejarah mencatat bahwa dunia melalui Organisai Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB pada 9 Desember menyatakan sebagai Gerakan internasional melawan korupsi. Jadi Organisasi perkumpulan masyarakat Demokrasi 14 hadir untuk membawa Sumatera Utara menjadi diperhitungkan di tingkat nasional dan dunia. Tidak hanya diperhitungkan dengan potensi sumber dayaalam (SDA) yang dimiliki namun juga diperhitungkan sebagai satu daerah pencetak pemimpin bangsa yang unggul dan bermartabat.

“Organisasi perkumpulan masyarakat Demokrasi 14 adalah mitra masyarakat dengan semua problema kehidupan berbangsa dan bernegara. Kami siap menjadi pendamping setia masyarakat dan elemen anak bangsa untuk bersama memperjuangkan hajat hidup orang banyak sesuai amanat UUD 1945,” ucapnya. 

Organisasi perkumpulan masyarakat Demokrasi 14 ini, lanjutnya, bersamapemerintah akan bersinergi melahirkan masyarakat yang bermartabat dan cerdas dalam berpolitik, tidak mau ikut dalam praktik jual beli suara apalagi politik uang dengan berbagai bentuk dan menolak kejahatan kemanusiaan, judi, narkoba apalagi korupsi.

“Gerakan bunuh politik uang ini akan ikut berkontribusi menjaga nilai-nilai kemanusian, demokrasi, dan hukum yang masih jauh dari cerminan UUD 1945,” tandasnya.

Sedangkan, Aripay Tambunan salah satu kandidat yang  ikut ambil bagian di Pilkada di Labuhanbatu, menegaskan adanya biaya kampanye hingga pada tingkat uang saksi, hal itu tidak termasuk pada politik uang.”Hany saja yang dipersoalkan disini bahwa masyarakat mau memilih karena dibayar, ini yang harus kita hindari,” serunya.

Caranya, ungkapnya, perbanyak tingkat pertemuan dan komunikasi di masyarakat atau pemilih, termasuk member pencerahan agar masyarakat sadar pemberian uang bukan suatu pilihan bagi mereka untuk memilih salah satu calon.(ENC-2)

Komentar

Baca Juga