PKS Tak Alergi Marhaen: Akhyar Tak Perlu Ubah Karakter

EKSISNEWS.COM, Medan – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan secara terbuka mereka sesungguhnya tidak alergi dengan latar belakang Akhyar Nasution yang berasal dari Marhaen.

Sehingga, untuk pencalonan di Pilkada Kota Medan tahun 2020 bahwa kemungkinan PKS bersama Partai Demokrat akan mengusung pasangan Akhyar Nasution – Salman Al Farisi, Akhyar yang saat ini masih menjabat Pelaksana tugas (Plt) Walikota itu, dinilai tidak perlu mengubah karakternya sebagai seorang marhaen, nasionalis tulen, pekerja keras, sederhana dan jujur.

“Itu kan karakter beliau ya. Ajaran marhaen yang kita ketahui sepanjang untuk kemandirian, kecintaan terhadap  tanah air, kegotongroyongan, itu kan sesuai dengan nilai-nilai Islami. Islam itu Rahmatan Lil Alamin,” kata Kabid Humas PKS Medan Ustadz Syaiful Ramadhan, kemarin, di gedung DPRD Medan.

Apalagi, menurut Syaiful Ramadhan yang juga anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Medan ini, tidak adanya keraguan sama sekali di tingkat akar rumput terhadap sosok Akhyar Nasution saat ini.

“Jadi, seperti yang saya sebutkan tadi PKS tidak alergi dengan nasionalis. PKS sangat menghargai keberagaman. PKS juga Pancasila dan nasionalis,” tegasnya.

Lebih lanjut, terkait kesiapan PKS mengusung Akhyar Nasution di Pilkada Medan ini. Syaiful Ramadhan mengaku dalam ketentuan ini PKS sangat jelas aturannya bahwa keputusan ada di DPP .”Jadi kami sifatnya menunggu apa yang diputuskan oleh DPP,” ungkapnya.

Tentang arah putusannya, menurutnya, sebagaimana diketahui Presiden PKS saat bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat di Jakarta sudah menyebut nama Akhyar Nasution dan Salman Al Farisi yang akan didukung PKS dan PD.

Berdasarkan hal itu, seyogiyanya baik Akhyar dan Salman itu sudah menghadiri undangan ke DPP PD kemudian ke DPP PKS untuk finalisasi dan pengambilan rekom pada pekan lalu. Namun karena  saat bersamaan Akhyar (Nasution) sedang dalam pemulihan karena Covid-19 akhirnya acara itu tertunda.

“Saya kira secepatnya setelah kesehatan Pak Akhyar memungkinkan, keduanya akan segera ke Jakarta. Apakah posisi Pak Akhyar sebagai calon wali kota dan Ustad Salman sebagai calon wakil wali kota sudah final, atau masih memungkinkan adanya pertukaran? Seperti yang saya sebut tadi, semuanya diputuskan DPP, ” sebutnya.

Satu hal diungkap Syaiful kembali, Presiden PKS sudah menyatakan yang menjadi calon wali kota adalah Akhyar Nasution dan yang menjadi calon wakil wali kota adalah Salman Al Farisi. Itu sudah dinyatakannya, kalau pun ada perubahan tentu itu harus atas keputusan DPP.

“Kita wajib mengikutinya,” pungkasnya.(ENC-2).

 

Comments are closed.