PLN Terangi Desa Meranti Tengah Tobasa
MEDAN, Eksisnews.com – “Akhirnya desa ini seperti merdeka, akhirnya desa ini terang,” demikian ungkapan boru Marpaung mewakili masyarakat pada acara peresmian listrik desa Dusun Jambu Dolok Desa Meranti Tengah Kecamatan Pintupohan Meranti Kabupaten Toba Samosir (Tobasa).
Artinya, PLN sejak, Sabtu (6/4/2019) telah berhasil memberi penerangan listrik kepada sebanyak 77 kepala keluarga (KK) Desa Meranti Tengah yakni 35 KK di Dusun I Aek Nabara, Dusun II Huta Kelapa 30 KK dan Dusun III Paritohan 12 KK.
“Hal ini tidak terlepas dari dukungan Bupati dan masyarakat setempat yang sangat menginginkan listrik masuk ke daerahnya. Padahal desa ini tidak memenuhi syarat, karena belum bisa dilalui kendaraan roda empat, tetapi berkat semangat kegotongroyongan yang luar biasa yang ditunjukkan warga. Mulai dari mengangkat tiang listrik, travo dan kabel yang berat dengan melintasi jalan setapak dan rusak parah. Akhirnya, tiang-tiang listrik berhasil terpancang kabel hingga akhirnya hari ini bisa menerangi desa yang kita cintai ini,” kata Demikian Manajer Unit Pelaksana Proyek Kelistrikan (UP2K) PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumut Tumpal Hutapea dalam sambutannya pada Peresmian Listrik Desa (Lisdes) Desa Meranti Tengah Kecamatan Pintu Pohan Meranti Tobasa.
Dengan hadirnya listrik di daerah ini diharapkan, ujarnya, bisa membantu menaikkan perekonomian warga setempat. Dengan adanya listrik juga diharapkan akan meningkatkan kecerdasan masyarakat khususnya anak didik dengan masuknya listrik hingga mempermudah akses internet dan telepon.
“Ini sudah dalam “on progres” (dalam proses). Direncanakan sampai akhir tahun 2019 semua dusun di Kabupaten Tobasa sudah berhasil dilistriki,” paparnya sembari menyatakan saat ini hampir seluruh desa se Sumut yang sudah terlistriki. Hanya tinggal 124 desa lagi yang belum, mayoritas semuanya di kepulauan Nias.
Tumpal juga menyinggung, akses jalan yang buruk dan tidak memadai menuju suatu desa merupakan salah satu yang menjadi penghambat terkendalanya listrik masuk desa. Sehingga, Pemerintah Daerah (Pemda) setempat diharapkan segera melakukan pembangunan dan pembenahan fasilitas jalan menuju dusun-dusun yang terpencil dan terisolir seperti Desa Meranti Tengah ini.
Sedangkan Manajer Unit Pelaksana Pelayan Pelanggan (UP3) Sibolga Poltak Samosir dalam sambutannya menyampaikan desa ini bisa terlistriki karena kesatu hatian antara PLN dengan Bupati. Berkat perjuangan bupati me jumpai Dirut PLN di Jakarta dan GM PLN UIW Sumut hingga pihaknya diperintahkan untuk melistriki desa ini.
“Kami berharap, kepada seluruh warga memanfaatkan sebaik-baiknya kondisi desa yang sudah terlistriki ini, sehingga nantinya bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat desa menjadi lebih baik lagi,” tukasnya sembari mengharapkan kepala desa juga memanfaatkan Badan Usaha Milik Desa (Bundes) untuk membuka penyediaan token pulsa listrik. Jadi masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi untuk mencari token listrik.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan komitmen PLN untuk melistriki seluruh Tobasa. ” Kami targetkan 2020 seluruh dusun di Tobasa sudah terlistriki,” paparnya sembari menyampaikan 2020 PLN akan melistriki 6 susun lagi.

Bupati Samosir Darwin Siagian mengucapkan terimakasih pada PLN yang telah melistriki dusun-dusun terpencil di Tobasa. “Ke depannya, kami akan memperbaiki akses jalan menuju kampung ini dan daerah-daerah terpencil lainnya,” tegasnya.
Peresmian listrik desa ini, selain dihadiri Manajer UP3 PLN Sibolga Poltak Samosir, Bupati Tobasa dan Wakilnya, juga hadir anggota DPRD Tobasa, Camat Pintu Pohan Meranti Simson Sinaga dan Kepala Desa Meranti Tengah Jhon Rafles Panjaitan serta tokoh adat, pemuka agama, pemuda dan masyarakat setempat.
Peresmian Lisdes di desa ini ditandai dengan sejumlah kegiatan mulai menortor, pemberian ulos, penyampaian hadiah kepada siswa SMP dan SD berprestasi, makan bersama, PLN Mengajar di SMP setempat dan lainnya. (ENC-2)
Comments are closed.