oleh

Potensi Penerimaan PAD Medan Terindikasi Nguap Dikarenakan Gunakan Self Assessment

-MEDAN-4 views

EKSISNEWS.COM, Medan – Potensi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Kota (Pemko) Medan terindikasi mengalami penguapan sangat tinggi. Hal ini dikarenakan system penerimaan pendapatan PAD Kota Medan masih mempergunakan self assessment atau menghitung sendiri, jika Pemko Medan benar-benar ingin meningkatkan pendapatan dari potensi yang sesungguhnya, maka harus dipergunakan online system.

Hal tersebut disampaikan Sudari dari Fraksi PAN DPRD Kota Medan, Senin (14/6/2021) dalam rapat paripurna pemandangan fraksi terhadap nota pengantar kepala daerah atas Ranperda tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Medan tahun anggaran 2020.

PAN juga mempertanyakan jumlah typing box yang sudah dipasang oleh Pemko Medan di hotel dan restoran yang ada di Kota Medan. Hal ini sebagaimana rekomendasi DPRD Kota Medan untuk pemasangan typing box di hotel dan restauran kepada Pemko Medan.

“Kita ketahui bahwa system pemungutan pajak dan retribusi melalui self assessment system sangat merugikan pendapatan bagi Pemko Medan, dimana pemungutan pajak dan retribusi penentuan bebannya ditentukan oleh wajib pajak yang bersangkutan,” katanya.

Diketahui, system lama ini antara oknum pemungut pajak dengan wajib pajak dapat menegosiasikan jumlah pajak atau retribusi yang akan dikenakan kepada wajib pajak.

Lebih lanjut, Sudari mengatakan salah satu factor utama penyebab Pemko Medan dalam 5 tahun berturut-turut mendapat penilaian opini wajar dengan pengecualian (WDP) atas pemeriksaan lapran keuangan Pemko Medan yang dilakukan dan diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) adalah permasalahan asset.

Aset-aset Kota Medan, menurutnya, tidak terinventaris dengan baik, banyak persalan didalamnya, persoalan sewa menyewa, bahkan asset-aset tersebut berpotesi beralih kepihak ketiga.

Sampai hari ini saja, katanya, ada ratusan aset yang belum terselesaikan  di BPN dikarenakan legal standing belum ada.”Oleh karena itu, kami meminta kepada Walikota Medan untuk segera  menyelesaikan persoalan asset-aset,” tegasnya.(ENC-2)

Komentar

Baca Juga