oleh

Puluhan Karyawan Perusahaa ‘Roti Kering’ Kembali Aksi ke DPRD Medan

-MEDAN-1 views

EKSISNEWS.COM, Medan – Puluhan karyawan perusahaan yang memproduksi roti kering (PT Unibis) kembali menggelar aksi  tidak hanya mendatangi gedung DPRD Kta Medan juga mengarahkan aksinya ke kantor walikota, Senin (3/5/2021). Karena menurut mereka pihak perusahaan telah bertindak semena-mena terhadap pekerjanya semakin menjadi-jadi.

Di tengah aksi tersebut, Sekretaris DPC Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Kota Medan Renaldi mengungkapkan, tuntutan para buruh tersebut merupakan puncak dari rangkaian persoalan buruh yang terjadi di PT Unibis.

“Kalau ditinjau dari masa, persoalan ini sudah muncul sejak tahun 2018. Baik itu pemotongan upah sehingga tidak sesuai UMP pelanggaran undang-undang. Lalu kerja lembur yang tidak dibayar. Seiring waktu karena buruh demo, terjadilah PHK sepihak. Awalnya hampir 300 orang yang demo, kini tinggal 10 orang, dan hanya tinggal 9 orang lagi. Semuanya diintimidasi dan ternyata mereka dibayar PHK semaunya perusahaan saja,” tutur Renaldi didampingi Ketua DPC PPMI Kota Medan Awaluddin Pane.

Demo hari ini, lanjutnya, buruh ingin menyampaikan puncaknya seluruh persoalan buruh sudah ada perjanjian bersama, bahwa yang aksi kemarin tinggal sembilan orang ini diperbolehkan bekerja kembali. Namun apa yang terjadi ? Mereka dipekerjakan dengan posisi yang bukan posisi sebelumnya. Pekerjaan yang diberikan pihak perusahaan cukup mengintimidasi. Seperti yang disampaikan oleh salah seorang pekerja, Tarida.

“Bahwa perempuan disuruh angkat palet tidak boleh diseret harus ditaruh di pinggul, melalui tangga dua lantai, lalu membersihkan mesin, mengecek gudang. Pekerjaan ini kami anggap bukan pekerjaan perempuan,” tegasnya.

Dan waktu mempekerjakannya juga bukan saat shift bekerja. Namun tengah malam. Boleh perusahaaan melakukan shift kerja kalau memang kejar target produksi. Namun mereka mempekerjakan pekerja tiga shift malam itu memang benar-benar ingin menyiksa pekerja. Sehingga pekerja tidak tahan lalu menerima pesangon sesuka hati sesuai keinginan perusahaan.

Kehadiran para pekerja melalui aksi ii ke DPRD Medan, sambungnya, cukup menampung aspirasi. Dewan memanggil pihak perusahaan, namun owner tetap tidak mau turun. Jadi kalau owner tidak mau turun, apa yang bisa dilakukan dewan. “Surianto alias Butong Ketua Komisi II sudah pernah menyatakan jika begini pihak Unibis, mungkin DPRD akan ada buat kampanye boikot produk Unibis. Seandainya kami bertemu dewan, kami akan minta statemen itu direalisasikan,” pungkasnya.

Dalam aksi yang dilaksanakan di DPRD Medan tersebut, peserta aksi hanya disambut staf DPRD Medan. Dan dijanjikan para buruh akan bertemu dewan sesuai jadwal yang akan ditentukan.(ENC-2)

Komentar

Baca Juga