oleh

Puluhan Mahasiswa Demo Stop Truk Lebihi Tonase di Simpang Unimed

EKSISNEWS.COM, Percut Sei Tuan – Puluhan massa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa Indonesia (JMI) melakukan unjuk rasa di depan Universitas Islam Indonesai (UIN) dan di.simpang Unimed Desa Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang., Sumatera Utara, pada Senin (18/01/2021) siang.

Massa unjuk rasa tersebut meminta kepada Dinas Perhubungan Pemkab Deli Serdang untuk bertindak tegas dengan melarang truk-truk melebihi tonase karena jalan di kawasan Unimed tersebut yakni Jalan Pasar V dan Jalan Selamat Kataren yang ada di kawasan tersebut adalah jalan kelas III yang tidak boleh dilalui oleh truk-truk yang tonasenya melebihi delapan ton.

Aksi para mahasiswa tersebut juga dibarengi oleh penghadangan dan penyetopan truk-truk besar yang melebihi tonase yang melintas di kawasan Unimed itu.

“Kami menggelar unjukrasa hari ini mendesak Dishub Deli Serdang untuk bertindak tegas terhadap truk-truk melebihi tonase, agar jangan melintasi jalan ini, karena ini jalan kelas III.

Sudah beberapa kali jalan ini diaspal oleh Pemkab Deli Serdang, tetapi dengan banyaknya truk-truk melebihi tonase, jalan di kawasan Kampus UIN dan Unimed ini hancur lebur dan rusak parah, sehingga mengganggu kelancaran lalulintas dan sering terjadi kecelakaan,,” ujar salah seorang korlap dalam unjukrasa tersebut.

Menurut Korlap tersebut aksi damai ini akan berlangsung tiga hari sampai Dinas Perhubungan Deli Serdang memportal jalan di kawasan Unimed tersebut agar truk-truk yang melebihi tonase tidak bisa masuk ke kawasan tersebut.
“Dishub Deli Serdang harus memportal jalan kawasan ini agar truk-truk melebihi tonase dari pengusaha-pengusaha di kawasan ini tidak bisa melintasi jalan ini,” ujar Korlap.

Pantauan terlihat tidak satupun petugas Dishub Deli Serdang turun ke lokasi unjukrasa para mahasiswa.

Dengan banyaknya truk-truk yang dihadang oleh para mahasiswa tersebut, Unit Lantas Polsek Percut Sei Tuan yang dikomandoi Kanit Lantas Iptu Ramadhan melakukan penilangan surat-tanda nomor kendaraan (STNK) terhadap truk-truk karena melanggar rambu larangan masuk ke kawasan tersebut tidak boleh melebihi tonase delapan ton atau jalan kelas III.

“Kami mendukung unjuk rasa adik-adik mahasiswa hari ini.Untuk truk-truk yang melebihi tonase yang dihadang para mahasiswa telah kami tilang. Kami minta Dishub Deli Serdang juga untuk tegas dalam hal ini. Rambu-rambu larangan bagi truk-truk yang melebihi tonase mestinya ditambah lagi, agar para supir truk dapat mudah melihat rambu larangan tersebut,” tegas Ramadhan. (ENC-1)

Komentar

Baca Juga