EKSISNEWS.COM, Percut Sei Tuan – Seorang remaja Irfan Pane (16), warga Jl. Sempurna Gg.Mawar 29 Dusun II Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang tewas disambar kereta api jurusan Medan-Kualanamu.
Peristiwa nahas itu terjadi di perlintasan Jalan Sempurna Km 11.700 Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (3/1/2023) sekitar pukul 11.00 WIB.
Informasi yang dihimpun dari kepolisian, kejadian itu pertama kali diketahui oleh saksi bernama Adi Golok. Dikatakan saksi, sebelum tewas disambar kereta api korban yang mengidap gangguan jiwa sedang duduk dan joget-joget di atas rel.
Melihat itu, saksi sempat melarang korban dan menyuruh untuk pergi.
“Sempat saya suruh pergi dan diapun pergi,” kata Adi.
Lalu, sambung Adi, dirinya tiba-tiba mendengar suara klakson panjang kereta api dan setelah dilihat korban sudah tergeletak di atas rel dalam keadaan kaki sebelah kanan putus.
Kemudian saksi menghubungi Kadus Sambirejo Timur dan diteruskan ke Polsek Percut Sei Tuan.
Mendapat informasi, personil Polsek Percut Sei Tuan bersama Tim Inafis Polrestabes Medan tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol M Agustiawan mengatakan, dari hasil pemeriksaan luar oleh Tim Inafis terhadap korban yang telah meninggal dunia tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
“Pihak Keluarga menyatakan tidak keberatan atas meninggalnya korban dan bermohon tidak dilakukan Otopsi/Visum Et Refertum,” sebut Kapolsek. (ENC-Fr)
Comments are closed.