Rumah Disatroni Maling, Pengacara Ini Minta Polisi Tangkap Pelaku

MEDAN, Eksisnews.com  –  Aksi pencurian kian merajalela dikawasan Kota Medan, bahkan para pelaku tidak membedakan siapa sasaran yang menjadi target operasi mereka. Tak tanggung, kali ini rumah yang dihuni oleh seorang pengacara pun turut menjadi sasaran pelaku yang diduga sindikat pencurian rumah di Medan, Rabu (5/2/2020).

Seperti yang disampaikan M Silalahi, seorang Pengacara yang beralamat di Jalan Taud/Sukarela, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Medan-Sumatra Utara, kepada wartawan, Selasa malam (4/2) mengaku bahwa rumahnya telah terjadi aksi pencurian.

Akibat kejadian tersebut, ia harus rela kehilangan satu unit Sepeda Motor Yamaha Vixion Hitam BK 2692 NB. Selain sepeda motor yang dibawa kabur, para pelaku juga membawa Satu unit TV merek LG 32 Inc,  Tiga Buah Laptop, Satu unit Speaker, Satu Buah Tabung Gas, Dua Buah Handphone Nokia N70.

Diutarakannya, ia bersama istrinya pergi pulang kampung untuk merayakan Natal dikawasan Kampung Juhar, Sergai. 

Ia dan istri berangkat pada 24 Desember 2019, dengan menggunakan jasa travel. Dan sebelum berangkat ia sudah permisi dari sipemilik rumah yang mereka sewa tersebut.

“Waktu itu, saya udah permisi pulang kampung, tolong ditengok ya bu rumah saya,” ucap M Silalahi kepada si pemilik rumah.

Selain itu, ucap Silalahi rumah tersebut sudah dalam keadaan terkunci, sedangkan sepeda motornya juga dalam keadaan terkunci yang berada di dalam kamar. 

Namun, alangkah kagetnya ketika ia kembali ke rumah yang disewanya pada Senin, 30 Desember 2019, rumah dalam keadaan berantakan terlihat pintu depan yang sudah tak terkunci ditambah pintu kamar yang sudah rusak.

Bahkan ia hampir pingsan saat melihat sepeda motor dan alat-alat elektroniknya yang mencapai Rp40 jutaan tersebut telah raib.

Karena adanya aksi tindakpidana yang terjadi di rumahnya, M Silalahi pun seketika itu juga membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan dengan STTLP/3180/XII/2019/SPKT Percut, yang diterima Ka SPKT REG II, Brigadir M Naibaho.

Harapannya, para pelaku segera tertangkap oleh pihak kepolisian dan profesional. 

“Sebab ketika ditanya kepada tetangga disekitarnya tidak tahu kalau rumahnya telah didatangi sindikat pencuri. Tahu rumahnya kecurian setelah ia sampai dirumah dan melihat rumah dalam keadaan berantakan,” jelasnya. (ENC-NZ)

Comments are closed.