Tak Terima Dikroyok dan Dibacok, Dani Lapor Polisi

PERCUT SEI TUAN, Eksisnews.com – Tak terima dikroyok dan dibacok dalam rumah, korban Dani (37) warga asal Gaharu yang tinggal di lokasi Tanah Garapan Desa Sampali ditemani keluarganya, korban membuat laporan pengaduan di Polsek Percut Seituan, Sabtu (4/01/2020) malam.

Dihadapan wartawan saat di Mako Polsek Labuhan, korban didampingi isteri dan keluarganya mengeluh lantaran dua kali laporanya tidak diterima petugas Polsek Percut Seituan.

Kemudian menurut korban dirinya diarahkan pihak Polsek Percut Seituan untuk membuat Pengaduan di Polsek Medan Labuhan karena lokasi TKP di wilhum Polsek Medan Labuhan.

Usai korban menjelaskan alasan pihak Polsek Percut Seituan tidak menerima laporannya membuat beberapa media dan petugas Polsek Medan Labuhan terkejut yang akhirnya korban ditemani pihak keluarganya diarahkan petugas untuk kembali membuat pengaduan di Polsek Percut Seituan karena lokasi TKP berada di wilhum Polsek Percut Seituan.

Dalam amatan wartawan di Polsek Percut Seituan, setelah didampingi keluarganya kembali akhirnya laporan pengaduan korban diterima oleh pihak petugas Polsek Percut Seituan, Sabtu (4/01/2020) sekira sore hari.

“Awal kejadiannya pada hari Kamis tanggal 2 Januari 2020 sekitar sore hari. Karena mereka sering ribut-ribut dan cakap-cakap kotor di tempat biliard dekat rumah kami lalu saya datangi dan nasehati tapi awalnya ke empat orang itu tidak terima.

Setelah beberapa waktu kemudian mereka mengadu ke saudaranya dan langsung mengeroyokinku. bahkan si Irwan yang membawa pisau panjang langsung mengejarku dalam rumah dan membacok bagian kepalaku yang kemudian mereka pergi,” ucap Dani.

Begitu juga dengan Ibu korban yang turut mengatakan dengan kesalnya menjelaskan melihat anaknya dikeroyok meskipun sudah dilerainya bersama warga tetangga lainnya namun pelaku Irwan bersama rekanya yang sering membuat onar dan meresahkan masyarakat setempat tidak perduli sampai kejadian tersebut terjadi.

“Pada hal waktu itu sudah kita lerai sampe menjerit jerit dengan tetangga kami tapi dasar si pelaku yang terkenal sering meresahkan kami sebagai masyarakat setempat tidak perduli dan langsung mengeroyok dan membacoki korban sampe masuk kedalam rumah kita bang,” ucap Ibu korban yang ikut disambangi oleh isteri korban dihadapan media mengatakan jika mereka langsung melarikan korban ke RS Pringadi Medan hingga mendapatkan sebelas jahitan pada luka bacok dibagian kepala suaminya.

“Setelah suamiku itu kita obati di RS Pringadi Medan, saya ditemani ibu malam itu juga langsung membuat laporan ke Polsek Percut Seituan tapi pihak petugas menyuruh kami agar membuat pengaduan di Polsek Medan Labuhan dengan alasan kejadiannya bukan di wilhum mereka,” ucap isteri korban.

“Benar bang dan anehnya setelah kita datangi kembali malah anehnya surat visum kami tak dikasih pihak Polsek Percut Seituan. Akhirnya tadi pas kita ke Polsek Labuhan malah petugasnya heran dan mengatakan kalau sesuai lokasi TKP nya ada di wilhum Polsek Percut Seituan dan kemudian kita datangi kembali lagi akhirnya tadilah baru diterima laporan pengaduan saya dan kami meminta supaya pelaku Iwan bersama rekanya agar segera dengan cepat ditangkap dan mempertanggung jawabkan perbuatanya dihadapan hukum,” kesal korban.

Tak hanya sampai disitu saja bahkan warga tetangga korban yang turut hadir di Polsek Percut Seituan yang merasa kesal atas perbuatan pelaku Irwan bersama rekanya yang kabur itu pun turut mengatakan dengan suara kesal kalau pamili dari dua orang diantara pelaku lainya ada memiliki keluarganya bertugas di Polsek Percut Seituan hingga pelaku sesuka hatinya berbuat ke onaran di lingkungan tempat mereka tinggal.

“Dua orang di antara pelaku lainya bang ada pamilinya yang bertugas di Polsek Percut Seituan, malahan mereka mau minta damai namun pihak keluarga korban bersama kami sebagai masyarakat dengan tegas adanya perdamaian dan meminta supaya pelaku Irwan bersama temanya tersebut yang sudah khabur supaya dengan cepat ditangkap Kepolisian Polsek Percut Seituan dengan adanya laporan pengaduan korban,” tegas salah satu masyarakat tetangga korban.

“Kepada Bapak Kapoldasu kami sangat memohon dan meminta agar dengan tegas memerintahkan pihak Polsek Percut Seituan untuk dengan cepat menindaklanjuti pengaduan si korban yang ada masuk hingga dengan cepat dan tanpa buluh menangkap para pelakunya supaya tidak sesuka hati mereka lagi berbuat keonaran ditempat tinggal kami,” tegas tetangga korban berharap kepada bapak Kapoldasu agar memerintahkan dengan tegas pihak Polsek Percut Seituan untuk berhasil menangkap para pelakunya, Senin (6/01/2020) pagi. (ENC-Bucos)

Comments are closed.