Tim Terpadu Gusur PKL Pasar Gambir

PERCUT SEI TUAN, Eksisnews.com – Ditertibkannya Pedagang Kaki lima (PKL) Pasar Gambir, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, merupakan jawaban penantian yang sangat panjang ditunggu masyarakat karena lokasi Pasar Gambir ini sangat kumuh dan syarat dengan kemacetan arus lalulintas.

Penertiban dipimpin Camat Percut Sei Tuan Khairul Azman bersama tim terpadu serta Satpol PP dari Pemkab Deli Serdang Kamis pagi (19/7). Dengan.penertiban pasar tersebut, saat ini kondisi Jalan untuk sementara arus lalu lintas menjadi lancar kembali.

Ini dikarenakan ketegasan Camat Percut Sei Tuan yang tidak tebang pilih dalam menerapkan peraturan, karena sebelumnya sudah disosialisasikan kepada para pedagang yang berjualan di sepanjang jalan Pasar Gambir.

Salah seorang warga Pasar VII Sukirman Spd yang kebetulan setiap hari melintasi jalan Pasar Gambir ini dikompirmasi awak media mengatakan bahwa selama ini dirinya hendak melakukan aktifitas pekerjaan sebagai guru di SMKN 1 Percut Sei Tuan sangat merasa tidak nyaman belum lagi macetnya arus lalu lintas akibat padatnya para PKL di kanan kiri badan jalan, ditambah bau menyengat yang sangat mengganggu kesehatan.

“Atas nama warga saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Deli Serdang dan Camat Percut Sei Tuan yang telah menyahuti aspirasi warga yang selama ini jadi polemik bagi warga yang hendak melintasi Jalan Pasar Gambir.

Mudah mudahan ke depan dan seterusnya keadaan lokasi ini tetap diawasi, karena biasanya setelah tim terpadu serta Satpol PP dari Pemkab Deli melakukan penertiban satu hari atau dua hari lengang, beberapa hari kemudian PKL menjamur kembali melakukan aktifitas berdagang,” ujarnya.

Padahal kata Sukirman, melewati area Pasar Gambir ke dalam jalan Pasar VIII ada fasilitas Pendidikan dan Rumah Sakit bahkan Ketua DPRD Deli Serdang juga berdomisili di Jalan Pasar Gambir.

“Namun tidak pernah peduli dengan kondisi Warga sekitar.
Kami berharap jalan Pasar Gambir ini terus ditata sehingga arus lalu lintas menjadi lancar kembali,yang selama ini jadi polemik warga atau para pelajar menuju sekolah jadi terlambat waktu akibat padatnya badan jalan oleh PKL.

Selanjutnya kami juga berharap kepada Camat Percut Sei Tuan untuk menindak tegas jika ada oknum pegawai trantib yang membackingi para PKL diduga menarik upeti atau setoran kepada para pedagang.

Karena selama ini bocornya informasi saat akan diadakan penertiban para PKL diduga bersumber dari oknum pegawai trantib itu sendiri,ujar Sukirman.(ENC-Akhmad).

Comments are closed.