Triwulan II Tumbuh 5,06%, Kepala BI Sumut : Sumatera Utara Beruntung, Pertumbuhannya Cepat

EKSISNEWS.COM, Medan – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ameriza M Moesa menilai peningkatan pertumbuhan ekonomi Sumut yang mencapai 5.06% di Tri Wulan II tahun 2026 dibanding sebelumnya yakni 4,98%. Sumut dikatakan termasuk beruntung dikarenakan pertumbuhannya yang semakin cepat.

“Kenapa beruntung, disaat mata uang dolar menguat, sedangkan Rupiah melemah, kita justru dapat untung, yakni dari kenaikan ekspor dari 2,67 menjadi 2,89%, dimana harga naik, permintaan juga meningkat,” kata Ameriza M Moesa saat membuka acara Bincang Bareng Media (BBM) ekonomi dan bisnis, Jumat (7/8/2026) di Cafe Easy Eats Jalan Sriwjaya Medan.

Didampingi, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Prov. Sumut, Yovvi Sukandar serta Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II (DJPB Sumut), Edy Purwantoi, sebagai moderator Deputi KPwBI Provinsi Sumut Iman Gunadi, Ameriza menambahkan dengan kondisi perang sekarang ini, hal tersebut juga mempengaruhi sejumlah negara pengimport untuk membeli produk.

“Perang gini, itu biasanya pembeli (negara) cepat-cepat men stok barang, mereka cepat-cepat import, disini kami lihat komoditas utama ekspor Sumatera Utara naik terutama jenis CPO,” terangnya.

Karena, produknya CPO (Clude Palm Oil), ini juga secara sektoral, dengan peningkatan produksi CPO, maka mempengaruhi kinerja di industri pengolahan yang relatif meningkat dari Rp1,5 miliar menjadi Rp1,96 miliar.

Kemudian, karena kaitannya produk CPO bahan baku disektor pertanian, akibatnya pertanian Sumut ikut meningkat dari 0,41% menjadi 1,40%.

“Itu intisarinya kenapa Sumatera Utara bisa bangkit,” kata Ameriza menjabarkan.

Dalam kegiatan BBM tersebut baik Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Prov. Sumut, Yovvi Sukandar serta Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II (DJPB Sumut), Edy Purwantoi, juga memberi penjelasan berkenaan dengan perekonomian disektor lembaga keuangan serta pemanfaatan anggaran secara nasional.(ENC-2).

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.