Tugu Rujak Simpang Jodoh Ditumbang, Kios Baru Dibangun, Apa Cerita Pak Camat?
EKSISNEWS.COM, Percut Sei Tuan – Upaya pembukaan jalan baru dan pelebaran jalan di kawasan Simpang Jodoh Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang tidak maksimal.
Pantauan terlihat jalan baru yang dibuka di kawasan itu yang menghubungkan antara simpang Pajak Gambir Pasar 8 ke Jalan Pasar 7 sudah terlihat menyempit dan kumuh oleh banyaknyanya pedagang kaki lima (PK5) yang memasang tenda di kanan dan kiri di sisi jalan baru di kawasan itu.
Padahal jalan baru tersebut adalah jalan alternatif untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi penumpukan kendaraan di Simpang Pasar 7 Tembung dan menimbulkan keresahan para pengguna jalan.
Yang lebih parah lagi, di perempatam jalan baru ke Jalan Pasar 7 yang sudah didirikan tugu ikon Pasar 7 yakni Tugu Rujak Simpang Jodoh terlihat sudah dirubuhkan dan rencananya akan dibangun kios-kios daganan di sepanjang lahan kosong di sederatan dengan tugu ikon rujak simpang jodoh yang sudah dirobohkan tersebut.
“Lahan kosong di jalan baru Pajak Gambir ke Pasar 7 itu sudah dirancang sebagai taman bermain sehingga terlihat indah dan rapi, para pedagang rujak juga diarahkan untuk menempati kios kios baru yang berada di sisi kiri arah ke Pasar 7.
Tetapi kalau saat ini dibangun kios-kios baru di sepanjang tanah kosong di perempatan jalan baru Pajak Gambir dan Jalan Pasar 7 Tembung tersebut, ya pasti kawasan itu akan menjadi kumuh dan macet,” ujar warga yang tidak mau disebut namanya kepada wartawan.
Kadishub Deli Serdang James Manurung saat dihubungi Eksisnews.com Senin (6/4/2020) mengatakan, pihaknya telah mengusulkan ke Dinas PU Deli Serdang agar perempatan simpang jalan baru Pajak Gambir ke Jalan Pasar 7 Tembung dilebarkan, agar kendaraan yang akan keluar masuk melalui jalan baru tersebut dari kawasan stasiun kereta api menjadi lancar.
“Tapi kalau saat ini dibangun kios-kios baru di kawasan itu, coba informasikan ke kecamatan agar di diberitahukan ke Satpol PP,” ujar Manurung.
Sementara itu Camat Percut Sei Tuan Khairul Azman Harahap tidak menjawab telepon saat akan dikonfirmasi terkait hal tersebut.(ENC-1)
Comments are closed.