Ustad Syafii Siregar Komitmen Majukan Anak Bangsa Bersaing Global
MEDAN, Eksisnews.com – Ustad DR H Syafii Siregar MA, Caleg DPR-RI untuk Dapil Sumut I dari Partai PKB dengan urut Nomor 3, ingin menawarkan dirinya menjadi relawan (Volunteer) untuk perubahan demi keamanan, kemajuan, kemakmuran serta keadilan di negeri.
Hal itu disampaikannya andaikata lapisan masyarakat Sumatera Utara mendukung dengan memberikan suara hak pilih kepadanya pada pemilu 17 April 2019, Rabu (10/4).
Syafii mengaku, terpanggil jiwa dan hatinya masuk caleg DPR-RI karena, pertama dirinya sebagai bagian anak bangsa yang melihat bangsa dan negara kita yang cukup besar dan sangat majemuk memerlukan orang-orang yang punya niat suNnngguh-sungguh untuk memperbaiki bangsa ini dari segala bidang.
Jadi, menurutnya maju sebagai caleg DPR-RI juga didasari dengan niat sebagai sumbangan dari pengalaman-pengalaman dan ilmu-ilmu yang diperoleh baik dari dalam ataupun dari luar negeri yang bisa untuk memajukan dan memakmurkan bangsa dan negara.
Selain itu, Syafii Siregar maju sebagai caleg DPR-RI karena juga ingin ikut bergabung bersama orang-orang yang baik cerdas dan jujur untuk membangun bangsa.
Selain itu, ingin bersaing di tengah-tengah bangsa-bangsa besar dunia tetapi juga ingin menjadi bangsa yang mandiri yang mampu bersaing dalam persaingan global.
Sebagai caleg DPR-RI lulusan Perguruan Tinggi Arab Saudi dan India dan sudah lebih 30 kali mendampingi jamaah haji ke tanah suci, Dr.H.Syafii Siregar juga ingin berpartisipasi untuk menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang kuat iman dan agama, terutama agama Islam, karena negara kita bukan negara sekuler, negara liberal tetapi adalah negara dengan bangsa yang takut kepada Allah SWT.
“Rusaknya suatu bangsa adalah dikeranakan oleh orang-orang yang tidak amanah, begitu juga pemimpinan yang tidak bermoral, dan bagaimanapun pintarnya seseorang itu apabila tidak jujur akan membawa kepada kehancuran,” katanya sembari menambahkan bahwa negara kita itu disamping butuh orang-orang pintar, cerdas, berpengalaman dan berpendidikan tetapi juga orang-orang jujur dan amanah.
Menyinggung mengenai siapa yang akan menjadi presiden lima tahun mendatang dari hasil pemilu 17 April 2019, Syafii Siregar menyatakan bahwa dalam Islam itu kita harus punya prasangka baik, dan prasangka baik itulah yang akan menjadi modal kita membangun bangsa ini.
“Jadi, kita harapkan siapapun yang terpilih menjadi presiden RI ke depan harus dapat menjadi imam dalam bangsa. Harus dapat menjadi pemimpin yang amanah yang mementingkan kepentingan negara dan bangsa di atas kepentingan apapun, serta mengedepankan kepentingan-kepentingan umat,” pungkasnya. (ENC-1)
Comments are closed.