Waduh… Ada Lagi Kabar Tanda Tangan Tak Berjudul di Puskesmas Bandar Khalipah. Farida: Itu Untuk Memindahkan Saya
EKSISNEWS.COM, Percut Sei Tuan – Kabar buruk lagi merebak di lingkungan kerja Puskesmas Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan Deli Serdang. Ada kertas tak berjudul yang dimintai tanda tangan kepada setiap pegawai puskesmas, atas suruhan Kepala Tata Usaha (KTU) puskesmas tersebut pada awal bulan Juli 2023 lalu.
Menurut informasi eksisnews.com, tanda tangan di atas kertas tak berjudul yang dijalankan oleh KTU tersebut yang bertujuan untuk mencopot atau memindah tugaskan seorang pegawai yang selama ini dianggap selalu kritis dan protes atas kinerja kepala puskesmas yang dinilai tidak bagus.
Pertanyaannya, siapakan sosok pegawai puskesmas yang diminta copot atau dimutasikan dari puskesmas tersebut.?
Farida Deliana Purba(53) salah seorang pegawai di bagian Polikilnik Anak Puskesmas Bandar Khaipah kepada wartawan membenarkan bahwa tanda tangan tak berjudul itu memang untuk menggeser atau membuang dirinya dari puskesmas Bandar Khalipah.

Dan menurutnya hal itu sudah diakui oleh beberapa pegawai puskesmas yang telah membubuhkan tanda tangan di atas kertas tak berjudul kepada dirinya (Farida Deliana Purba-red).
“Mereka para pegawai yang mengaku telah menandatangani kertas tak berjudul itu kepada saya mengatakan kalau tanda tangan kertas tak berjudul itu gunanya untuk memindahkan saya,” ujar Farida Deliana.
Menurut Farida Deliana yang sehari-hari akrab dipanggil Fardel ini, saat para pegawai yang diminta tanda tangan bertanya kepada KTU, KTU tersebut mengatakan kalau tanda tangan itu untuk memindahkan dirinya.
“Kata KTU untuk memindahkan pegawai, kami tanyak KTU, siapa itu Kak, si Fardel, jawab KTU,” ujar Farida Deliana menirukan ucapan para pegawai yang telah membubuhkan tanda tangan di kertas tak berjudul tersebut.
Farida sangat mengecam tanda tangan tak berjudul tersebut, menurutnya itu teori pembusukan dan pencemaran nama baik dirinnya.
“Tanda tangan tak berjudul itu untuk memindahkan saya dari Puskesmas Bandar Khalipah ini, saya sangat mengecam hal ini, apakah kinerja Kepala Puskesmas seperti ini, baru menjabat sudah mau memindahkan pegawai, kalau hal itu betul terjadi pada saya pasti saya tidak tinggal diam,” ujar Farida Deliana.
Sayangnya KTU Puskesmas Bandar Khalipah Herlinda Morsib dan Kepala Puskesmas Bandar Khalipah dr. Henni Andrianie tidak mau menjawab Whats App(WA) wartawan eksisnews.com saat di konfirmasi soal informasi adanya tanda tangan di atas kertas tak berjudul para pegawai Puskesmas Bandar Khalipah.
Sebelumnya Puskesmas Bandar Khalipah yang dikepalai dr Henni Andrianie yang baru menjabat kurang lebih dua bulan ini juga sempat heboh dengan berita penarikan dan penggembokan sepeda motor dinas milik pegawai puskesmas. Akibatnya pegawai tersebut harus pulang kerja dengan jalan kaki. Dan kabarnya setelah berita heboh, sepeda motor sang pegawai dikembalikan lagi. (ENC-Cok)
Comments are closed.