Walikota Medan: Kerangka R-APBD 2023 akan Alokasikan Bansos dan Hibah serta Program Subsidi

EKSISNEWS.COM, Medan – Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan berdasarkan arah kebijakan umum anggaran (KUA) dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan sangat memperhatikan kondisi-kondisi sosial kemasyarakatan yang harus ditambah kembangkan menjadi lebih baik.

Sedangkan, dalam kerangka prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) juga mengalokasikan secara memadai alokasi anggaran yang bersifat bantuan sosial (Bansos) dan hibah, termasuk program-program subsidi lainnya dibidang kesehatan, pendidikan, ekonomi dan lain-lain. Melalui kebijakan anggaran ini diharapkan distribusi hasil-hasil pembangunan dapat lebih merata dan berkeadilan.

“Hal lain yang ingin saya berikan apresiasi adalah pembahasan KUA-PPAS TA 2023 yang relatif tepat waktu,” kata Walikota Medan dalam pidato resminya usai Penandatanganan nota kesepakatan KUA PPAS R APBD Kota Medan TA 2023 bersama unsur pimpinan DPRD Kota Medan, Selasa (13/9/2022) diruang rapat paripurna Gedung DPRD Medan.

Dengan demikian pemerintah kota, menurutnya, dapat segera menyampaikan nota pengantar R-APBD TA 2023, sekaligus melakukan pembahasan dan persetujuan bersama nantinya.”Sehingga kita juga dapat menetapkan Perda (Peraturan Daerah) APBD TA 2023 secara tepat waktu,” ujarnya.

Lebih lanjut, dipaparkan, Walikota Medan, sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) untuk tahun 2023 ditetapkan tema pembangunan kota yakni akselerasi pemulihan kota melalui pengembangan ekonomi lokal, pemberdayaan sosial, pembangunan infrastruktur menuju Medan Berkah, maju dan kondusif.

“Disisi lain, kita juga mengharapkan dapat mendorong tumbuh dan berkembangnya perekonomian kota lebih baik,” katanya.

Berdasarkan pertimbangan tersebut ditetapkan asumsi makro ekonomi dalam KUA TA 2023, pada proyeksi yang lebih optimis, seperti PDRB harga berlaku (Rp294,3 triliun lebih) pertumbuhan ekononi (5,5%), inflasi yang lebih terkendali (4,0%) dan lain-lain, melalui asumsi-asumsi makro ekonomi tersebut.

Diketahui, telah disepakati kerangka anggaran, baik dari sisi pendapatan sebesar Rp7,2 triliun lebih, belanja daerah sebesar Rp7,8 triliun maupun pembiayaan netto ditetapkan sebesar Rp594,8 miliar.”Melalui volume R-APBD TA 2023 yang disepakati tersebut, kita harapkan dapat mendorong serta mewujudkan percepatan dan perluasan pembangunan kota yang sudah ditetapkan dalam RPJMD,” tambahnya.

Tidak hanya itu, melalui formulasi R-APBD yang disepakati, juga diharapkan dapat membangun fondasi perekonomian kota yang lebih kuat yang berbasis UMKM, melalui dukungan infrastruktur dan fasilitas kota yang lebih handal dan berkualitas.”Sebagaimana yang kita laksanakan saat ini dan secara berkelanjutan pada APBD TA 2023 nantinya.

Sebelumnya, dari unsur pimpinan yakni Wakil Ketua DPRD Medan, Rajuddin Sagala dipercayakan untuk membacakan laporan KUA-PPAS untuk R-APBD TA 2023 pada rapat paripurna yang dipimpin ketua DPRD Medan, Hasyim SE didampingi Wakil Ketua, Ihwan Ritonga.(ENC-2).

Comments are closed.