Wiwiek Sisto Hidayat: Investasi Sumut Lagi Memble, Target Ekonomi Jadi Sulit
MEDAN, Eksisnews.com – Investasi sebagai sumber terbesar ternyata belum mampu didorong sepanjang tahun 2019 kemarin, sehingga menyulitkan bagi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) didalam meraih target pertumbuhan ekonomi yang diharapkannya.
“Kami sebenarnya berharap pada investasi, karena investasi sebagai sumber, ini yang harusnya didorong Sumut, cuma sekarang ini sudah memble,” kata Kepala BI Perwakilan Sumut, Wiwiek Sisto Hidayat, pada acara bincang bareng media, review ekonomi 2019 dan prospek 2020 di gedung BI lantai 6 Jalan Balai Kota Medan, Kamis (9/1/2020).
Padahal, disampaikannya, di tahun 2018 lalu pertumbuhan dari sisi investasi mencapai diatas 10 sampai 11 persen, sedangkan investasi di 2019 turun sampai 6 persen.
“Kami cari berbagai cara dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Sumut dalam upaya tingkatkan investasi, bagaimana caranya. Mestinya hal ini juga dibantu media didorong biar ada masuk juga,” ujarnya dihadapan para media yang hadir saat itu.
Menurut Wiwiek, dengan kondisi seperti ini bidang pertanian turut merasakan,”Tidak hanya itu Sei Mangkei jadi banyak yang nganggur, KIM tak dipakai, Kuala Tanjung juga tak dipakai, padahal itu kawasan ekonomi yang seharusnya bisa mendorong ekonominya karena investasi,” bebernya.
Wiwiek juga berharap kehadiran dari Negara Korea bulan lalu diikuti dari pihak konsul jenderal China yang turut membahas prospek bila berinvestasi di Sumut, hal ini akan berdampak positif.”Kalau ini tidak juga, akibatnya bisa ke ekonomi kita, nggak bisa tumbuh lebih baik lagi,” tegasnya.
Lebih lanjut disampaikannya, defisit besar yang dialami di tahun 2019 kemarin, turut mempengaruhi kemampuan di tahun 2020. Dengan kemampuan pemerintah khususnya yang semakin berkurang, berkurang dalam arti untuk dana alokasi kedaerah, sehingga mengalami keterbatasan.
“Jadi, kenapa kita naikkan dari 5,0 ke 5,4 dan ke 5,1 ke 5,5 persen, ini tentunya masih jauh dari janji Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi yang akan membawa ekonomi Sumut diatas 6 persen even ke 7 persen. Ini yang harus kita sadari bahwa ada faktor eksternal danbtak ada suatu yang bisa tingkatkan dengan cukup cepat eksklarasi pertumbuhan ekonomi kita itu,”pungkasnya.(ENC-2)
Comments are closed.