Walikota Medan dan Anak Pengusaha Ulos Nonton ‘Ngeri-Ngeri Sedap’

EKSISNEWS.COM, Medan – Gala premiere Film berjudul Ngeri-Ngeri Sedap, pada Minggu (29/5/2022) di Ringroad City Walk (RCW) mendapat sambutan sejumlah pihak di Kota Medan, termasuk Walikota Medan, Bobby Nasution dan diantaranya juga seorang anak pengusaha tenunan kain ulos, Lamhot Hutajulu.

Kehadiran tersebut juga ditandai aksi penayangan perdana film tersebut di XXI RCW Medan, dengan membuka dua studio sekaligus disaat itu.

Dengan menghadiri langsung sejumlah pemainnya, seperti Tika Panggabean, Boris Bokir, Lolox, Gita Bhebhita dan Indra Jegel, serta sang sutradara Bene Dion Rajagukguk.

Sebelum penayangan gala premiere, mereka melakukan meet and great bersama para penggemar di lantai dua RCW. Dimana saat itu terjadi dialog ringan diantara para pemain serta penggemar.”Tertawa dan menangis lah kalian setelah menonton Ngeri-Ngeri Sedap ini, tapi jangan spoiler ya,” ujar Boris Bokir mewakili para pemain.

Sementara, Bene Dion Rajagukguk yang menukangi sehingga lahirnya Film Ngeri-Ngeri Sedap ini mengaku sudah delapan tahun mempersiapkan film tersebut.”Film ini delapan tahun lalu, banyak faktor, intinya kehadiran film ini untuk beri teman-teman kesempatan jadi aktor. Film ini cita-cita dengan tayang di Indonesia yang sangat Sumut sekali, Medan sekali,” sebut Bene.

Artinya, papar Bane kembali, film tersebut banyak mengangkat kehidupan orang dan keluarga batak.

“Agar orang tahu gimana hidup orang di Sumut. Orangnya ramah tidak emosianal, buat Sumut jadi lebih dikenal lah,” ungkapnya.

Diakhir, pertemuan Lamhot Hutajulu sebagai anak pengusaha tenunan kain ulos di Kota Medan, memberikan tenunan khas itu kepada para pemain dan juga sutradara.

“Aku bangga mereka berkarya dan mengangkat budaya batak lebih terbuka dikemas dalam film ini..semoga sukses,” ucapnya usai berfoto bersama seluruh artis.

Di kesempatan lain, sebelum mendatangi lokasi gala premiere film Ngeri-Ngeri Sedap, Lamhot Hutajulu turut menggelar bakti sosial dengan memberi sembako kepada salah seorang pedagang tisu yang kondisinya cacat tetap (tangan buntung) berlokasi di persimpangan Asoka Ringroad atau Jalan Gagak Hitam Medan.(ENC-2)

Comments are closed.