Dengan penempelan stiker dan barcode ini maka mulai hari ini penumpang angkot mendapatkan subsidi dari Pemko Medan sebesar Rp 1.500 per estafet. Sehingga penumpang hanya membayar ongkos sebesar Rp 5.000 per estafet.
Guna dapat langsung memanfaatkan program ini, sebelumnya warga Kota Medan wajib mendownload Aplikasi Sibonas terlebih dahulu di smartphone, sehingga dapat melakukan scan barcode sebagai syarat untuk mendapat subsidi ongkos/tarif.
Atas bantuan yang diberikan Pemko Medan terhadap tarif angkutan umum ini, salah satu supir angkot Wampu Mini jurusan Simalingkar – Gaperta, Iskandar menilai bantuan tarif ini sangat bagus, sebab sejak kenaikan BBM jumlah penumpang jadi berkurang, sehingga dengan adanya bantuan tarif untuk penumpang dari Pemko Medan kami berharap penumpang dapat ramai seperti sebelum BBM naik.
“Kami rasakan saat kenaikan BBM penumpang agak berkurang. sekarang sudah disubsidi pak Bobby, penumpang dapat diskon, kami berharap jumlah penumpang akan banyak lagi,” jelas Iskandar sembari berharap subsidi BBM untuk para supir dapat segera disalurkan juga oleh Pak Bobby Nasution.
Iskandar juga mengaku dirinya sudah mengerti dan memahami bagaimana mekanisme subsidi tarif yang diberikan Pemko Medan mulai dari cara penumpang men-scan barcode sebelum membayar ongkos dan mengambil uang hasil subsidi ke perusahaan angkot.
“Saya sudah ngerti cara penumpang untuk membayar ongkos yang telah disubsidi. Penumpang nantinya kita minta untuk men-scan barcode baru membayar ongkos,” ujarnya.
Harapan yang sama juga disampaikan supir angkot Darwin Lubis. Menurut Darwin sejak BBM naik penghasilannya berkurang karena penumpang sepi akibat beratnya beban ongkos angkot. Setelah di subsidi Pemko Medan kami berharap penumpang akan kembali normal seperti biasanya.
“Kami berharap setelah disubsidi pak Bobby Nasution penumpang kami normal kembali dan penghasilan kami bisa memadai untuk memenuhi kebutuhan Keluarga,” Ujar Darwin Lubis Supir angkot Trayek Medan Bus Bandar Setia- Titi Kuning.
“Subsidi yang diberikan Pemko Medan ini merupakan keuntungan bagi Supir dan Penumpang, tentunya kami sangat mendukung program pak Wali Kota Medan. Sejalan dengan ini kita terus lakukan sosialisasi kepada para supir agar penumpang dapat memanfaatkan program tersebut,” Jelasnya. (ENC-1)
Comments are closed.