Pemprovsu Koordinasi Soal Pasokan Listrik PLN Selama Ramadhan
MEDAN, Eksisnews.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) akan berkoordinasi dengan pihak PLN terkait pemulihan ketersediaan pasokan listrik di Sumatera Utara selama Ramadhan.
“Yang saat ini menjadi perhatian adalah bagaimana agar pasokan gas agar dapat berjalan lancar ke PLTG dan MVPP di Belawan. Hari Senin rencananya akan digelar pertemuan yang melibatkan stakeholder terkait termasuk Pertagas sebagai pemasok gas,” kata Kabag Ketanagalistrikan Dinas Pertambangan dan Energi Sumut Karlo Purba menjelaskan pada, Jumat (10/5/2019).
Saat ini daya mampu pembangkit 2.002 MW dan beban berkisar 1.945 MW dengan cadangan sekitar 55 MW. Dalam waktu dekat pihak terkait kelistrikan Sumut akan duduk bersama membahas berbagai kendala yang dihadapi dalam upaya menjamin pasokan lisrik Sumut aman selama Ramadan dan Lebaran.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi
Sumatera Utara (Sekdaprovsu) menyatakan akan terus memonitor pemulihan ketersediaan listrik
di Sumut pada masa bulan Ramadan. Hal tersebut dilakukan menyusul terjadinya
pemadaman listrik di sebagian besar wilayah pada Kamis (9/5/2019) dini hari dan
malam hari.
“Kita terus berkoordinasi dengan PLN dan meminta PLN
berbuat sedapatnya agar masalah yang terjadi dapat segera diatasi sehingga
tidak terjadi lagi pemadaman listrik khususnya pada bulan Ramdan ini,”
ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumut Sabrina melalui sambungan
selular, Jumat (10/5/2019).
Dia menyebutkan bahwa Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi
meminta dirinya agar terus memonitor situasi kelistrikan. “Pak Edy sudah
perintahkan ke saya untuk terus memonitornya,”tambah Sekda Sabrina.
Sebagaimana penjelasan PLN terjadi kerusakan pada Current
Transformer (CT), peralatan yang mengubah besaran arus dari besar ke kecil
ataupun sebaliknya sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan, dengan arus 150kV.
Manager Komunikasi PLN UIW Sumatera Utara Rudi Artono
mengatakan bahwa beberapa Pembangkit seperti PLTU Nagan Raya 1 dan 2, PLTU
Pangkalan Susu 2, PLTGU Belawan, ST 2.0, PLTG Marine Vessel Power Plant dan
Belawan, serta PLTD AKE mengalami trip atau padam terpaksa dan harus dilakukan
pemulihan dengan waktu yang cukup lama.
Rudi juga mengatakan sudah dilakukan pemulihan pada Pukul
03:26 WIB pada Pembangkit Listrik Island Inalum yang sudah Sinkron dengan
Subsistem SBU, serta pada Pukul 03:44 WIB Semua Gardu Induk di Aceh sudah pulih
dan dapat beroperasi kembali.
Namun Pada pukul 20.44 WIB terjadi penurunan tekanan suplay
bahan bakar gas untuk MVPP di Belawan dan Arun. Hal ini menyebabkan tidak
terpenuhi nya kebutuhan pembangkit sehingga berpengaruh pada pelayanan
penyaluran tenaga listrik.
Rudi Artono menjelaskan bahwa saat ini sedang dilakukan upaya
untuk meningkatkan tekanan gas pada pipa sepanjang 350 meter tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Sabrina meminta stakeholder
terkait agar mendukung sehingga meminimalisir berbagai persoalan yangn dapat
mengakibatkan kurangnya ketersediaan listrik di Sumut. “Pasokan listrik
kita kan tergantung pada pembangkit, dan keberadaan pembangkit itu juga
didukung berbagai pihak. Saya minta agar seluruh pihak terkait bisa memberikan
dukungan dan dapat melakukan perannya dengan sebaik-baiknya,” kata Sekda.(ENC-2)
Comments are closed.