Pemko Medan Dihimbau Harus Lebih Maksimal Kelola Keuangan Daerah

EKSISNEWS.COM, Medan – Pemerintah Kota (Pemko) Medan dihimbau harus lebih maksimal dalam mengelola keuangan daerah, untuk dapat meminimalisir sisa laporan penggunaan anggaran (Silpa) dimasa yang akan datang, sehingga Pemko Medan tetap ada pembelajaran dan usaha perbaikan terhadap Silpa ini.

“Seperti kita ketahui, Silpa tahun anggaran 2024 sebesar Rp105,2 miliar lebih, sedangkan Silpa tahun anggaran 2023 adalah sebesar Rp68,6 miliar lebih, maka Kami (Fraksi Gerindra) menghimbau agar Pemko Medan harus maksimal lagi kelola keuangan,” kata Fauzi saat membacakan pendapat Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan tentang Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pelaksanaan APBD Kota Medan tahun anggaran 2024, Selasa (1/7/2025) dalam rapat paripurna DPRD Medan.

Dikatakannya, laporan realisasi pendapatan daerah Pemko Medan tahun anggaran 2024 tercatat sebesar Rp6,2 triliun lebih, dengan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp2,7 triliun, pendapatan tranfer Rp3,4 triliun lebih dan lain – lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp95,2 miliar lebih.

Kemudian dari sisi belanja daerah secara kumulatif terealisasi sebesar Rp6,2 triliun lebih terdiri dari belanja operasi sebesar Rp4,7 triliun lebih dan belanja modal Rp1,4 triliun lebih atau realisasi belanja daerah mencapai 86,50% dari target yang ditetapkan.

Untuk sisi pembiayaan, jelasnya kembali, tercatat Rp68,6 miliar, capai kinerja makro ekonomi kota seperti pertumbuhan ekonomi sebesar 5,07% PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) menjadi Rp329,60 triliun lebih dan inflasi yang terkendali sebesar 2,12%.

Fraksi Gerindra memberikan apresiasi kepada Pemko Medan terkait adanya peningkatan yang sangat signifikan jika dibandingkan tahun yang lalu terhadap PAD Kota Medan yaitu sebesar 87,84% namun kedepannya harus perlu lebih ditingkatkan lagi.

Fraksi Gerindra juga mendukung dan mengapreasi Pemko Medan terhadap capaian kinerja makro ekonomi Kota Medan yang cukup positif seperti, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,07% adanya peningkatan sebesar 0,03% dari tahun 2023, lalu PDRB menjadi Rp329,60 triliun dibanding tahun 2023 sebesar Rp303,3 triliun terjadi peningkatan sebesar 26,3% dan inflasi yang terkendali sebesar 2,12% dan terjadi penurunan jika dibandingkan tahun lalu sebesar 2,19%.

Atas dasar itu, ujarnya, Fraksi Gerindra DPRD Medan memberikan pendapat bahwa Pemko Medan harus menyusun skala prioritas pemenuhan kebutuhan nyata masyarakat Kota Medan, karena harus ada indikator yang jelas dan nyata dalam penyusunan perencanaan pembangunan di Kota Medan.

Pemko Medan harus fokus dan maksimal terhadap perencanaan penggunaan anggaran dalam hal infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan pemerataan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan.

Kemudian, Pemko Medan harus juga membuat rencana induk master plan dalam pembangunan infrastruktur Kota Medan secara utuh, rinci dan jelas.

Terakhir, ucapnya, pemerintah diharapkan untuk tidak gagal dalam mengelola keuangan dan tetap mempertahankan laporan keuangan Pemko Medan kepada BPK dengan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).(ENC-2).

Comments are closed.