Menjemput Martabat dari Pancuran Air Pasar Rawa

EKSISNEWS.COM, Langkat – Di sebuah sudut Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dua orang pria tampak sibuk mengaduk semen dan menyusun bata merah di bawah terik matahari pesisir yang menyengat. Di dekat mereka, sebuah tangki air berwarna oranye mencolok menjulang, kontras dengan langit biru dan hijaunya semak belukar di sekelilingnya.

Pemandangan ini bukan sekadar aktivitas konstruksi biasa. Bagi warga setempat, ini adalah ikhtiar untuk menjemput martabat kesehatan yang selama bertahun-tahun terabaikan akibat sulitnya akses sanitasi dan air bersih.

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128, Kodim 0203/Langkat membangun fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) serta lima titik sumur bor. Di Desa Pasar Rawa, fasilitas ini dinamai “Sasaran-11”, sebuah proyek fisik yang menyentuh langsung urat nadi kehidupan harian masyarakat.

Kelindan Gotong Royong

Dalam sejarahnya, warga Pasar Rawa terbiasa hidup dalam keterbatasan. Ketiadaan sanitasi mandiri memaksa banyak keluarga berbagi satu bilik kamar mandi yang kondisinya jauh dari kata layak. Masalah kian pelik ketika musim kemarau menyapa, mengubah air bersih menjadi barang mewah yang sulit dijangkau.

Namun, suasana di lokasi pembangunan kini bercerita lain. Di sana, seragam loreng TNI melebur dengan pakaian warga tanpa sekat. Mereka membersihkan saluran air hingga merapikan sisa-sisa bangunan agar fasilitas tersebut segera bisa dimanfaatkan.

“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur besar seperti jalan dan jembatan, tetapi juga kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Pasiter Kodim 0203/Langkat Kapten Inf Supriadi. Menurutnya, inti dari program ini adalah meningkatkan kualitas hidup melalui fasilitas yang benar-benar dibutuhkan secara fungsional oleh warga.

Harapan dari Sumur Bor

Meskipun TMMD ke-128 juga mencakup pelebaran jalan sepanjang 1.500 meter, normalisasi parit, hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), keberadaan MCK dan sumur bor dirasakan memiliki kedekatan emosional yang kuat.

Foto pengerjaan menunjukkan sebuah papan informasi hijau yang menegaskan lokasi tersebut sebagai titik ketiga pembangunan sumur bor di desa tersebut. Dari pipa-pipa dan tandon air inilah, harapan akan hidup yang lebih sehat mulai dialirkan ke rumah-rumah warga.

Pembangunan ini menjadi pengingat bahwa kemajuan sebuah daerah seringkali tidak dimulai dari megahnya gedung, melainkan dari ketersediaan air bersih dan sanitasi yang memanusiakan warganya. Di Pasar Rawa, martabat itu kini mulai tumbuh seiring dengan kokohnya bangunan MCK yang baru berdiri.(ENC-)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.