Kecanduan Judol-Narkoba, Spesialis Bongkar Rumah dan Curanmor Roboh Ditembak Polisi

EKSISNEWS.COM, Medan – Seorang pria bernama M Dika Saragih (26) membobol rumah warga di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), lalu mencuri sepeda motor dan uang Rp 14 juta. Saat proses penangkapan, polisi terpaksa menembak pelaku karena berupaya melarikan diri.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi mengatakan pencurian itu terjadi di rumah korban Nadhila (24) di Jalan Sidomulyo, Dusun V Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (18/7/22026). Sementara pelaku ditangkap Rabu (22/7/2026).

“(Pelaku) merupakan spesialis bongkar rumah dan curanmor yang beraksi di sebanyak 6 TKP,” kata Bimo, Jumat (24/7/2026).

Bimo mengatakan saat kejadian itu, korban tengah tidur di dalam rumah yang dalam kondisi terkunci. Lalu, saat korban terbangun pada pagi harinya, korban mendapati sejumlah barangnya telah hilang, yakni motor NMax, uang Rp 14,5 juta, serta satu ponsel.

Akibat kejadian itu, korban membuat laporan ke Polsek Medan Tembung. Petugas kepolisian pun menyelidiki laporan itu hingga akhirnya mengamankan pelaku.

Namun, saat dilakukan pengembangan, pelaku berupaya melarikan diri, sehingga terpaksa ditembak petugas kepolisian di bagian kaki.

“Saat melakukan pengembangan, pelaku melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Akibat kejadian tersebut, petugas melakukan tindakan tegas terukur. Selanjutnya, pelaku diboyong ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Bimo, pelaku masuk ke dalam rumah itu melalui jendela belakang rumah sekira pukul 02.00 WIB. Setelah itu, pelaku mengambil kunci sepeda motor yang terletak di meja makan dan mengambil ponsel korban yang berada di atas kotak.

Lalu, pelaku mengeluarkan motor korban itu dari pintu depan rumah dan membawanya kabur. Motor itu kemudian dijual pelaku ke D (DPO) dan B (DPO) seharga Rp 7 juta. Sementara ponsel korban dijual ke salah satu toko ponsel seharga Rp 240 ribu.

Ia menyebut, pelaku tercatat sudah 6 kali melakukan aksi pencurian, seperti motor dan ponsel. Kebanyakan, aksi ini dilakukan pelaku di daerah Medan Tembung dan Percut Sei Tuan. Pencurian itu terjadi sebanyak 5 kali pada tahun 2025 dan yang terakhir di Jalan Sidomulyo.

“Semua hasil pencurian tersebut digunakan untuk main judi slot dan beli narkotika,” sebutnya. (ENC-Fr)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.