Anggota OKP Dikeroyok OTK, Tewas Ditempat

MEDAN, Eksisnews.com – Bentrokan antar organisasi kepemudaan terjadi lagi hingga memakan satu orang korban jiwa.

Informasi yang dihimpun wartawan, Jamin Saragih (22) yang merupakan salah satu anggota Organisasi Kepemudaan IPK akhirnya meregang nyawa di lokasi Jalan H Anif, Sabtu (2/02/2019) sekira Jam 18.00 Wib.

Awalnya korban setelah menghadiri pelantikan organisasi kepemudaan dengan mengendarai sepeda motornya Jamin Saragih yang mau pulang ke rumahnya di Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli dimana melintas dari Jalan Krakatau menuju ke Jalan Cemara Desa Sampali.

Setelah tiba di kawasan lokasi Jalan H Anif, dari informasi yang ada dimana sepeda motor yang dikendarainya (Korban, red) tiba-tiba di hadang oleh orang tak dikenal (OTK) yang informasinya diduga dari organisasi kepemudaan lainnya dan kemudian korban langsung dikeroyok sejumlah OTK hingga akhirnya tewas ditempat.

Akibat pengeroyokan tersebut akhirnya korban Jamin Saragih mengalami luka dan meninggal dunia di tempat.

Dari keterangan informasi lainnya yang diperoleh media, korban Jamin Saragih merupakan anggota ranting IPK Kelurahan Pematang Johar, Labuhan Deli.

“Maaf, korban bukan anggota organisasi kepemudaan IPK Kecamatan Medan Labuhan melainkan korban anggota Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kecamatan Labuhan Deli yang ketuanya Aldiansyah ya,” kata
Ketua IPK Medan Labuhan Khairul Bacrie alias Ameng kepada wartawan.

Disamping itu dari informasi lainnya sebelum kejadian tersebut korban menghadiri pelantikan PAC IPK yang ada di lapangan Gajah Mada Krakatau.

Mendapatkan adanya kejadian tersebut, pihak petugas gabungan Polrestabes Medan dan Polsek Percut Seituan akhirnya tiba di lokasi dan langsung melakukan serangkaian olah TKP.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Faidil Zikri saat dikonfirmasi beberapa media mengatakan, masih dalam lidik dan pelaku akan tetap di buru.

“Kasusnya masih dalam proses lidik tim gabungan Sat Reskrim Polrestabes Medan beserta unit Reskrim Polsek Percut Seituan,” kata Kompol Faidil sembari menambahkan dimana dirinya menghimbau supaya pihak korban menahan diri atau emosi dan menyerahkan kasus ini ke pihak Polisi yang sedang menangani.

“Kita menghimbau supaya pihak korban agar dapat menahan diri atau emosi dan menyerahkan kasus ini ke pihak Kepolisian yang sedang menangani,” pungkas Kompol Faidil. (Bucos)

Comments are closed.