oleh

Bawaslu Sumut Sebut Ada Potensi Kerawanan di 3 PSU

-Politik-10 views

EKSISNEWS.COM, Medan – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan adanya potensi kerawanan di 3 (tiga) kabupaten yang akan melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) seperti Mandailing Natal (Madina), Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan (Labusel) sesuai perintah Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kalau rawan semua rawan, karena posisinya cuma terbatas,” kata Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R Rasahan usai pembukaan sosialisasi hasil evaluasi pengawasan partisipasi Pilkada tahun 2020, peluncuran buku riset evaluasi pilkada serentak tahun 2015-2020 dan penandatanganan perjanjian kerjasama Bawaslu Provinsi Sumut dengan stake holders, Kamis (25/3/2021) di Hotel Emerald Garden Medan.

Dikatakan Syafrida didampingi Suhardi Sukendar Situmorang anggota Bawaslu divisi Pengawasan, melalui acara sosialisasi tersebut Bawaslu Sumut berharap mendapatkan masukan dari pelaksanaan (PSU) di tiga kabupaten di Sumut.

“Kami berharap dengan kegiatan ini kita mendapatkan masukan terutama kita akan melaksanakan PSU di 3 kota,  tantangannya juga pasti lebih berat,” ujarnya.

Karena memang, katanya, dengan tidak adanya sejumlah tahapan. Apalagi, tambahnya, belum didapatnya rentang  atau penentuan waktu pelaksanaan PSU oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).”Ini pasti bagi pasangan calon (Paslon) yang selisih suaranya tidak terlalu banyak yang kurang dari seribu, ini pasti sudah turun ke masyarakat,” jelasnya.

Berdasarkan itulah, menurut Syafrida, hal tersebut menjadi pekerjaan rumah (PR) dalam mempersiapkan diri.”Dan, kita harus punya terobosan berdasarka masukan masyarakat dn stake holders, sehingga teman-teman (Bawaslu kabupaten / kota) di 3 daerah itu bisa persiapkan diri melakukan pengawasan PSU sesuai perintah MK,” tegasnya.

Diketahui, acara sosialisasi tersebut juga dirangkai penandatanganan perjanjian kerjasama Bawaslu Provinsi Sumut dengan stake holders dalam hal ini sejumlah perguruan tinggi di Kota Medan, kemudian dilanjut kegiatan diskusi peluncuran buku riset evaluasi pilkada serentak tahun 2015-2020.(ENC-2)

Komentar

Baca Juga