Dulu Hujan Turun, Air Menetes Membanjiri Lantai Tanah, TMMD Datang Ubah Nasib Rumah Pak Suzanna
EKSISNEW.COM, Langkat – Sebelum di renovasi rumah milik bapak Suzanna saat hujan turun air menetes dari sela-sela atap rumbia rumah gubuk miliknya.Tak pelak air pun membanjiri lantai tanah dingin lembab itu.Kini setelah program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)ke 128 Tahun 2026 datang,rumahnya menjadi hunian nyaman.
“Setiap awan gelap menggantung, ia dan keluarganya bersiap. Ember diletakkan di sudut rumah, tikar digeser menjauh dari titik bocor. Malam sering dilalui dalam kondisi setengah basah. Tidur pun tak pernah benar-benar lelap.“Kalau hujan, kami tidak bisa tenang,” katanya.
Rumah itu sudah lama rapuh. Atapnya renggang, dindingnya lapuk, lantainya lembap. Bukan sekali dua kali bocor—melainkan kondisi yang dijalani bertahun-tahun, tanpa banyak pilihan.
Perubahan baru datang April 2026.
Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat, masuk dalam daftar rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Personel TNI dan Polri bersama warga turun langsung ke lokasi membongkar yang rusak, membangun ulang yang diperlukan.Palu berdetak sejak pagi. Seng lama dilepas. Rangka diperkuat.
#Atap diganti#
Perlahan, rumah yang dulu bocor mulai berubah bentuk.Tak ada sekat di lokasi itu. Aparat dan warga bekerja berdampingan—mengangkat material, menyusun rangka, menyelesaikan bagian demi bagian. Gotong royong kembali menemukan ruangnya.
Pasiter Kodim 0203/Langkat, Kapten Inf Supriadi, menyebut program ini sebagai bentuk intervensi langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Rumah layak adalah kebutuhan utama. Kami ingin warga bisa tinggal lebih aman dan nyaman,kini pak Suzanna sudah nyaman menempato rumah barunya,” ujarnya.
Bagi Pak Suzanna, perubahan itu terasa sederhana, tapi mendasar. Ia tak lagi memikirkan ember setiap kali langit mendung.“Sekarang sudah tidak takut lagi kalau hujan,” katanya.
Program RTLH dalam TMMD memang menyentuh inti persoalan hunian. Bukan sekadar bangunan, tetapi juga rasa aman yang selama ini absen.Namun di balik satu rumah yang diperbaiki, tersimpan cerita yang lebih luas. Masih ada rumah-rumah lain dengan kondisi serupa—menunggu giliran, menunggu perhatian.
Di Pasar Rawa, perubahan itu mulai berjalan.Dari bocor menjadi kokoh. Dari cemas menjadi tenang.Dan bagi keluarga seperti pak Suzanna maknanya jelas, hujan kini bukan lagi ancaman yang harus dihadapi setiap malam.
Dengan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat, program TMMD ke-128 ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Diharapkan, kehadiran infrastruktur baru ini nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembangunan di daerah tersebut.(ENC-1)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.