oleh

Formas PKD Kecam Intimidasi Perusahaan Swasta di Lahan Eks HGU dan Non HGU

EKSISNEWS.COM, Percut Sei Tuan – Forum Masyarakat Pendukung Kesultanan Deli (Formas PKD), mengecam adannya tindakan intimidasi oleh perusahaan swasta baik secara langsung atau menggunakan tangan PTPN di atas area eks HGU dan non HGU.

Ketua Formas PKD Deli Serdang Fadli Kaukibi SH.CN dengan ini menjelaskan dan mengingatkan pihak pihak agar tidak berdalih atas nama negara dan atau kepentingan negara , kepentingan pembangunan lalu seenaknya menggusur rakyat dan merusak bangunan situs anak melayu Deli Serdang.

“Perlu kami tegaskan bahwa tanah HGU, eks HGU adalah clear itu eks konsesi dari anak melayu dalam hal ini kesultanan melayu.
Bahwa peralihan kerajaan melayu menyatu sebenarnya dilakukan dengan pemaksaan revolusi yang menghabisi simbol-simbol kesultanan bahkan jiwa raga keluarga kesultanan dan tokoh cendikiawan melayu.

Padahal NKRI merdeka 17 Agustus 1945 yang tentunya jelas memerlukan waktu konsolidasi atas bergabungnya kesultanan melayu dengan NKRI, tapi faktanya Maret 1946 Kesultanan Melayu diberangus atas delik revolusi sosial yang menurut kami itu lebih tepat di sebut pemaksaan dan pembantaian,” jelas Fadli Kaukibi.

Menurut Fadli, atas dalih klaim HGU atau tanah milik negara tentunya ada acuan UUPA ,PP HGU, UU Perbendaharaan Negara ,Yo PP Tentang Pengelolaan Barang Milik Negara.

“Mana hasil keputusan Tim B Plus 2002-2003 yang memutuskan hak atas anak melayu, itu saja tidak di hormati. Justeru PT.CC yang direkom ribuan hektar. Larangan monopoli penguasaan tanah yang diatur pasal 7,10 ,17 UUPA betul betul dikangkangi.

Penggusuran rakyat dan situs melayu di Helvetia, Labuhan Deli jelas itu sangat merusak rasa nasionalis. Kami ini anak Indonsesia atau penumpang. Mengapa timur asing direkom ribuan hektar lalu keluarga anak melayu dipaksa keluar.

Kami minta pihak Presiden Cq Gubsu, cq Bupati Deli Serdang serta aparat tidak back PT karena aparat harus milik Indonsesia bukan milik perusahaan,” tandas Fadli. (ENC-1)

 

Komentar

Baca Juga