oleh

Golkar Sumut Harus Evaluasi Kinerja Plt Ketua PK Golkar Percut Sei Tuan

EKSISNEWS.COM, Percut Sei Tuan – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara yang dinakhodai Bung Musa Rajekshah SH, salah seorang kader muda partai yang juga Wakil Gubernur Sumatera Utara, memprogramkan dua juta kader di Sumatera Utara untuk tahun 2024 dari Partai Berlambang Pohon Beringin.

Program yang dicanangkan seorang pemimpin muda ini untuk tahun 2024 guna untuk mengembalikankan kejayaan Partai Golkar pada awal era reformasi sangat sangat dipresiasi.

Tapi untuk mencapai semua rencana ini tidak semudah seperti yang telah digaung gaungkan dan juga tidak seperti membalikkan telapak tangan.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depcab Soksi) Kabupaten Deli Serdang Irdiansyah pada awak Media Senin(12/7/21) di Cafe Doktor Kufi Jalan Welliyam Iskandar Medan Estate Kecamatan Percut Sei tuan Kabupaten Deli Serdang.

Menurut Ardiansyah, dalam rangka menanggapi gagalnya pelaksanaan Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Percut Sei Tuan yang seharusnya dilaksanakan pada Minggu (11/7/2021) yang lalu.

“Gagalnya pelaksanaan musyawarah kali ini adalah catatan sejarah yang terjelek semenjak ada nya Partai Golkar di Kecamatan Percut Sei Tuan dan satu satunya pemilihan terbesar dan terbanyak di Provinsi Sumatera Utara.

Musyawarah ini dilaksanakan dari dampak mundur nya Drs. T. A. Thala’a dari kursi kepemimpinan orang nomor satu partai yang pernah berkuasa di negeri ini di era awal Reformasi.
Dan terpilihnya Musa Rajekshah SH pada Musda yang dilaksanakan di Jakarta beberapa bulan yang lalu,” ujar Irdiansyah.

Dengan permasalahan yang terjadi di internal partai, kata Irdiansyah, Pelaksana Tugas (Plt) Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Deli Serdang menonaktivkan beberapa Pimpinan Kecamatan Partai Golkar yang ada di kabupaten tersebut.

“Salah satu nya Kecamatan Percut Sei Tuan dan menghunjuk Arif Budiman Harahap sebagai Plt. Partai Golkar pada Kecamatan tersebut.

Yang sangat disayangkan Plt yang ditunjuk oleh Plt DPD Partai Golkar Deli Serdang untuk melaksanakan musyawarah sekaligus untuk menetapkan pimpinan yang defenitif pada Partai Golkar Kecamatan Percut Sei Tuan diduga tidak mengerti AD/ART Partai Golkar,” ungkap mantan Wakil Sekretaris DPD AMPI Deli Serdang dan juga mantan salah seorang Komisaris Golkar Percut Sei Tuan Era Orde Baru ini.

Menurut Irdiansyah, Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara Bung Musa Rajeksyah SH untuk segera melakukan evaluasi terhadap Plt Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Percut Sei Tuan Arif Budiman yang ditunjuk Plt Partai Golkar Deli Serdang dan segera mengganti kepada Plt yang mengerti dan menguasai AD/ART Partai sebab ini perlu sekali.

“Di AD/ART Partai Golkar sudah tertera dan baku tidak dapat ditawar sebagai panduan untuk dilakukannya musyawarah. Yang mana di AD/ART tersebut telah diatur sebagai unsur peserta musyawarah dan ini tidak dilakukan oleh Plt tersebut.

Di musyawarah PK. Partai Golkar Kecamatan Percut Sei Tuan yang gagal dilaksanakan minggu lalu.
Tidak diundangnya unsur sayap oleh Plt sebagai peserta Musyawarah.

Seperti unsur Pendiri Partai Golkar dari Tri karya, Soksi, Kosgoro, MKGR.
sebagai yang melahirkan dan membidani Partai Golkar pada tanggal 20 Oktober 1964 yang lalu.

Dan yang dilahirkan kan Partai Golkar seperti, AMPI, AMPG, AL-HIDAYAH dan lain nya. Dan ini mempunyai masing masing satu suara selain dari Pengurus Desa yang legalitasnya jelas,” ungkapnya.

“Dan anehnya lagi yang saya dengar pimpinan desa partai tersebut hasil musyawarah desa tidak dilibatkan untuk menjadi peserta musyawarah, melainkan oleh Plt Partai Golkar Kecamatan Percut Sei Tuan,” ujarnya.

Kata Irdiansyah, semua pengurus desa yang telah terbentuk oleh kepengurusan PK. Partai Golkar Percut Sei Tuan, tidak diakui melain kan diminta sebagai peserta untuk musyawarah yang telah di dimisioner.

“Ini bukti bentuk ketidak mengertian Plt yang telah ditunjukkan oleh Plt. DPD Partai Golkar Deli Serdang dan asal comot sehingga merugikan Partai itu sendiri dan akan memecah sesama kader. Dan ini semua diduga akibat muatan kepentingan pribadi dan golongan dari Plt tersebut,” katanya.

Terlepas dari siapa yang di jagokan oleh para Kader Partai Desa untuk memimpin kedepan, Irdiansyah meminta jangan pilih calon pemimpin yang berasal dari kader jenggot melain kan pilih calon pemimpin yang dapat membesarkan partai.

“Dan untuk Ketua DPD Partai Golkar Sumatera utara Bung Musa Rajekshah,  saya harapkan demi tercapainya program dua juta kader untuk Pemilu 2024, untuk tidak melakukan intervensi pada musyawarah lanjutan nantinya, demi tidak terjadi perpecahan sesama Kader.

Berikan kesempatan pada kader untuk menentukan siapa bakal Pemimpin pilihan mereka yang dianggap mereka mampu membesarkan Partai Golkar kedepan,” pungkasnya. (ENC-1)

Komentar

Baca Juga