oleh

Ketua KPU Sumut Sampaikan Dua Hal pada Gubernur Edy Rahmayadi

-Politik-14 views

EKSISNEWS.COM, Medan – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Herdensi Adnin menyampaikan dua hal penting, Senin (6/9/2021) saat menemui Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi  di rumah dinas gubernur Jalan Jenderal Sudirman Medan.

Herdensi bersama sejumlah komisioner  KPU Sumut dalam pertemuan itu meminta dukungan penuh dari gubernur, karena dikatakannya, dua hal yang disampaikan itu adalah pertama, soal pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dan terkait desa peduli Pemilu.

Disebutkannya, KPU Sumut bersama KPU 33 kabupaten/kota saat ini terus melakukan pemutakhiran data pemilih. Data pemilih saat ini tidak lagi dimutakhirkan secara periodik saja tapi sesuai peristiwa kependudukan yang terjadi.

Bila ada pemilih yang meninggal bisa langsung dicoret dan tidak menunggu tahapan pemilihan dan pemilu pada 2024 mendatang. Begitu juga ketika ada penduduk yang berusia 17 tahun bisa langsung ditambahkan ke dalam data pemilih.

“Selama ini terkait pemutakhiran data pemilih progresnya agak kurang makanya kita berharap ada support dari Pemprov Sumut,” kata Herdensi, usai pertemuan.

Ia mengatakan, dalam proses pemutakhiran ini KPU harus didukung oleh lintas intansi semisal Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Lalu juga Dinas Pemerintahan Desa, juga Dinas Pendidikan (Disdik). Serta tak lupa juga Kodam I/BB dan Polda Sumut.

Di Disdik ada catatan soal anak SMA yang berusia 17 tahun. Di Pemdes ada sistem administrasi pemerintahan desa. Data pemilih ini kata dia, tidak statis baik dari jumlah dan individunya.

“Seharusnya kita bisa memanfaatkan waktu kurang dua tahun untuk kita bisa mendeteksi itu semua. KPU yang jelas tidak bisa jalan sendiri supaya tingkat kerumitan data pemilih ini bisa diurai,  Dia harus disupport Pemda. Mudah-mudahan 2024 tidak ada persoalan pemilih siluman, pemilih hantu, tidak ada lagi. Itu yang harus diurai,” jelasnya.

Selain itu, mantan Koordinator Kontras ini mengatakan, mereka juga menyampaikan soal progres Desa Peduli Pemilu. Selama ini, karena keterbatasan anggaran yang dibiayai APBN hanya ada dua Desa Peduli Pemilu yang ada di Sumut yakni di Kabupaten Deliserdang.

“Kita kepingin diperbanyak desanya makanya kita minta support. Tadi Pak Gubernur sudah merespon dengan baik, mungkin dalam waktu dekat kita akan ada MoU terkait pemutakhiran data pemilih dan desa peduli pemilu,” jelasnya.(ENC-2)

Komentar

Baca Juga