oleh

Niat Hadiri Sidang PK di PN Padang Sidimpuan, Ketua PDIP Paluta Diamankan

-HUKRIM-8 views

EKSISNEWS.COM, Medan – Sempat menjadi buronan piha Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Lawas Utara (Paluta) sejak Desember 2020 lalu, eks Ketua Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan  Kabupaten Paluta, Syafaruddin Harahap gelar Baginda Panusunan akhirnya berhasil diamankan, Rabu (28/7/2021). Syafaruddin diciduk usai menghadiri sidang Peninjauan Kembali (PK) kasus yang menjeratnya di Pengadilan Negeri (PN)Padangsidimpuan.

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) Sumanggar Siagian memaparkan terpidana 2 tahun kasus penggelapan surat tanah itu berhasil diciduk usai tim intelijen Kejari Paluta menerima informasi, terpidana akan menjalani sidang Peninjauan Kembali atas kasusnya di PN Padangsidimpuan pada Rabu (28/7/2021).

“Atas informasi itu, tim melakukan pemantauan  sejak pukul 08.00 WIB di sekitar PN Padangsidimpuan. Bahwa sekira pukul 08.40 terpidana tiba di PN Padangsidimpuan beserta keluarga dan penasehat hukumnya. Selanjutnya tim melakukan monitoring terhadap segala pergerakan terpidana sampai dengan selesainya pelaksanaan persidangan PK,” ucap Sumanggar.

Bahwa setelah selesainya pelaksanaan persidangan PK, tim Intelijen Kejari Paluta beserta tim Intelijen Kejari Padangsidimpuan melakukan pengamanan dengan membawa terpidana Syafaruddin Harahap gelar Baginda Panusunan ke kantor Kejari Paluta dengan pengamanan personil Polres Tapanuli Selatan sebanyak 3 (tiga) orang.

“Bahwa dalam pelaksanaan eksekusi terhadal terpidana Syafaruddin Harahap gelar Baginda Panusunan, keluarga terpidana melakukan perlawanan terhadap petugas namun tidak menjadi kendala besar dalam proses  pelaksanaan eksekusi ,” jelas Sumanggar.

Terpidana kemudian dibawa ke  Kantor Kejari Paluta  untuk dilaksanakan swab PCR dan pemeriksaan kesehatan oleh Tim Dokter Puskesmas Gunungtua dan dinyatakan Negetif Covid 19 serta dalam keadaan sehat.

Dia lanjut Sumanggar  dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Gunungtua dengan pengamanan personil Kejari Paluta

Selama pelarian terpidana Syafaruddin Harahap gelar Baginda Panusunan berpindah – pindah tempat dari rumah anaknya di Pekanbaru, serta ke beberapa tempat saudaranya sehingga pelaksanaan eksekusi mengalami kegagalan. Selanjutnya  tim Jaksa Penuntut Umum pada Kejari Paluta  mempersiapkan materi sidang PK yang masih berjalan di PN Padangsidimpuan.

Sebagaimana diketahui, Syafaruddin Harahap gelar Baginda Panusunan dinyatakan bersalah sesuai dengan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 993 K/Pid/2019 tanggal 09 Oktober 2019 dalam tindak pidana penggelapan. Dia dijatuhkan hukuman pidana penjara selama 2 tahun.

Atas putusan Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Paluta  menerbitkan surat (P-48) untuk pelaksanaan putusan tersebut.

Selanjutnya terhadap terpidana dilakukan pemanggilan secara layak dan patut namun terpidana Syafaruddin Harahap gelar Baginda Panusunan tidak beri’tikad baik untuk menghadiri panggilan tersebut dan dilakukan pencekalan terhadap yang bersangkutan pada tanggal 21 Desember 2020.(ENC-NZ)

 

Komentar

Baca Juga