oleh

Pengedar Narkoba di Belawan Ditembak Mati

-HUKRIM-78 views

BELAWAN, Eksisnews.com – Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Siregar langsung menggelar konferensi pers keberhasilan Polres Pelabuhan Belawan dalam  pengungkapan kasus narkotika antar provinsi di depan  IGD Rumah Sakit Bhayangkara Tk. II Medan, Kamis (09/01/20) siang.

Kapolda Sumut, Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si yang di dampingi Kapolres Pelabuhan Belawan, Direktur narkoba Polda Sumut serta Para PJU Polda Sumut mengatakan bahwa sesuai dengan moto Polda Sumut yaitu “Tidak Ada Tempat Bagi Penjahat di Sumatera Utara” yang juga sesuai janji Kapoldasu juga mengucapkan tidak akan ada toleransi bagi setiap pelaku tindak pidana narkotika.

“Jadi penangkapan para tersangka ini  berawal setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa ada bandar narkotika yang mengedarkan narkoba di wilkum Polsek Hamparan Perak dan para bandar berdomisili di Medan Labuhan.

Dan selanjutnya atas informasi itu langsung saja ditindaklanjuti dimana Polsek Hamparan Perak yang berkordinasi dengan Polda Sumut dan Polres Pelabuhan Belawan langsung melakukan penyelidikan dengan cara under cover, hingga akhirnya petugas berhasil menangkap tersangka Yudianto,” ucap Martuani Sormin Siregar.

Selanjutnya kata Kapolda, setelah tersangka diamankan kemudian petugas melakukan pemeriksaan yang akhirnya dari kamar tidur berlantai dua tempat rumah tersangka Yudianto ditemukan barang bukti berupa 15 bungkus sabu seberat 1.445 gram, 120 butir pil ekstasi, delapan papan pil happy five (H5), satu timbangan digital, satu bungkus plastik klip kosong berbagai ukuran beserta dua unit HP.

Disebutkanya lagi, dengan adanya penangkapan tersebut Kapolsek Hamparan Perak kemudian melaporkannya ke Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Dayan. Selanjutnya atas adanya perintah Kapolres Pelabuhan Belawan bersama Satres Narkoba Polres Pelabuhan Belawan langsung bergerak melakukan proses pengembangan kasus yang akhirnya berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka lainya bernama Ernanda Nasution

“Dari hasil pengembangan yang akhirnya satu orang tersangka bernama Ernanda Nasution berhasil ditangkap dan dari tersangka di peroleh barang bukti  sebanyak empat bungkus sabu seberat 313 gram, 1000 butir pil ekstasi, satu timbangan digital, satu handphone dan satu dompet yang berisi uang sebesar Rp 300 ribu,” ujar Kapoldasu.

Selain itu Kapoldasu menyebutkan lagi, saat dilakukan pengembangan kasus di daerah rutan Tanjung Gusta, tersangka Ernanda Nasution berupaya melarikan diri dengan cara melawan petugas. Sehingga petugas memberikan tindakan tegas secara terukur dengan cara menembak tersangka.

“Tersangka yang mencoba berusaha kabur akhirnya diberikan tindakan tegas secara terukur terhadap tersangka, akan tetapi pada saat perjalanan ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk memberi pertolongan medis akhirnya si tersangka Ernanda Nasution meninggal dunia atau menghembuskan nafasnya,” ucapnya.

Dikatakan orang nomor satu di Poldasu itu, berdasarkan dari penyelidikan menyebutkan bahwa barang bukti yang didapat dari tersangka Ernanda tersebut berasal dari abang iparnya yang merupakan seorang napi di Lapas Tanjung Gusta.

“Untuk itu total barang bukti narkoba yang diamankan yaitu sebanyak 1.748 gram sabu-sabu, 1.120 pil ekstasi, 80 butir pil happy five, 4 saset narkotika mengandung mathampetamine, 1 bungkus plastik kosong, 2 unit alat timbangan digital dan 3 unit handphone,” sebut Irjend Pol Martuani Sormin Siregar

Lanjut Kapoldasu, atas perbuatan yang dilakukan tersangka akan diganjar dengan pasal 114 ayat (2) subs pasal 112cayat (2) tentang undang-undang narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup.

“Untuk itu tersangka kita ganjar dengan Undang-Undang yang ada yaitu pasal 114 ayat (2) subs pasal 112cayat (2) tentang undang-undang narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup,” tutup Kapoldasu Irjend Pol Martuani Sormin Siregar dihadapan sejumlah media sembari menunjukan barang bukti yang ada turut dihadirkan dalam konferensi pers tersebut. (ENC-Bucos)

Komentar

Baca Juga