Penutupan Simpang Empat Unimed Membahayakan, Innova Tabrak Pembatas Jalan
PERCUT SEI TUAN, Eksisnews.com – Penutupan simpang empat Unimed dengan alasan untuk mengatasi kemacetan ternyata membahayakan pengguna jalan.
Sebuah mobil kijang Innova yang melintas dari Jalan Selamat Kataren menuju ke Jalan Rumah Sakit Haji tiba-tiba menabrak pembatas jalan yang baru dibuat tersebut pada Kamis (26/12/2019) malam
Pantauan terlihat mobil Innova warna hitam yang menabrak pembatas jalan simpang empat Unimed tersebut menjadi tontonan warga di kawasan itu.
“Selama ini jalan simpang empat Unimed tidak pernah ditutup sehingga banyak pengguna jalan tidak mengetahuinya. Rekayasa lalulistasnya pun selama ini hanya samapi jam 17.00 Wib. Kemacetannya pun punya jam-jam tertentu yakni pagi dan sore hari.
Tetapi kalau mengatasi kemacetannya dengan menutup secara permanen seperti saat ini, yang ada Dishub bersama kecamatan, hanya mengalihkan kemacetan.
Harusnya mereka tidak menutup jalan secara permanen, hidupkan lampu merahnya, dan dilakukan penjagaan,” ujar Indra Surya Nasution salah seorang tokoh masyarakat di kawasan itu.
Indra juga menganjurkan, untuk mengatasi kemacetan di kawasan simpang empat Unimed harus ada penataan angkutanumum, serta melakukan larangan bagi truk yang melebihi kapasitas tonase menurut kelas jalan dan rambu rambu larangan yang terpasang yang hanya boleh dilalui maksimal delapan ton.
” Tapi kenyataan ratusan truk bermuatan 40 ton selalu keluar masuk, di Desa Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan dan tidak ada tindakan tegas dari aparat ” tandasnya. (ENC-Cok)
Comments are closed.