oleh

Preman Serobot dan Dirikan Bangunan di Lahan Milik NW di Depan Kantor Desa Lau Dendang

PERCUT SEI TUAN, Eksisnews.com – Oknum yang disebut-sebut preman mengusai lahan yang dimiliki seorang warga. Bukan itu saja preman tersebut juga mendirikan bangunan empat pintu tanda izin dari pemilik lahan seluas 975 m2 tersebut di Jalan Perhubungan, persisnya di depan Kantor Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Pantauan Eksisnews.com Senin (24/06/2020) dilapangan, bangunan empat pintu sedang didirikan oleh para pekerja bangunan di lahan milik warga yang dikuasai oleh preman yang disebut berinisial B itu.

Tetapi saat ditanya siapa yang memerintahkan mereka mendirikan bangunan di lahan yang milik warga tersebut, para pekerja menjawab tidak tahu. ” Kami tidak tahu bang, kami hanya kerja di sini,” ujar pekerja bangunan itu.

Kepala Desa Lau Dendang Suwardi yang akrab dipanggil Adi Bor saat dikonfirmasi Eksisnews.com Senin (24/06/2020) di kantornya, menjelaskan memangada permasalahan di lahan yang saat ini sedang dibangun bangunan empat pintu di lahan yang bermasalah tersebut.

Kades Adi Bor menyebutkan bahwa yang mendirikan bangunan di lahan tersebut adalah sesorang yang bernama Bodong dan kades tersebut mengatakan beberapa hari yang lalu para pekerja bangunan tersebut sempat dihentikan seseorang warga turunan cina yang bernama Dayan.

“Kalau menurut saya, ada permasalahan yang belum selesai antara Bodong dan Dayan sehingga Bodong meguasia lagi lahan itu, saya hanya sebatas itu tahu, karena itu lahan garapan, jadi saya tidak mencampuri hal itu,” kata Adi Bor.

Sementara itu NW warga yang mengklaim lahan tersebut sangat mengesalkan tindakan penyetoran lahan miliknya yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab tersebut.

NW menyebut mempunyai bukti yang kuat bahwa lahan itu adalah miliknya.
“Saya sudah beli lahan itu dari IC (inisial), dan sekarang lahan tersebut dikuasai orang dan sedang bangun,” ujar NW.

NW menjelaskan bahwa permasalah tersebut sudah sampai ke Sekdakab Deli Serdang untuk menjadi perhatian Pemkab Deli Serdang bahwa ada tindakan penyerobotan lahan secara semena-mena yang dilakukan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

” Kepala Desa Lau Dendang Suwardi juga mengetahui dan ikut menandatangi surat jual beli pengalihan lahan dari pemilik lahan sebelumnya yang bernama Narsusanto kepada Indra Cipta.

Dan saat ini lahan tersebut sudah saya beli dari Indra Cipta, tetapi lahan tersebut dikuasai dan dibangun oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sepertinya ada indikasi keterlibatan kades dan saya tidak tinggal diam,” tegasnya. (ENC-1)

Komentar

Baca Juga