oleh

Shohibul Anshor: Popularitas dan Elektabilitas Jauh Meninggalkan Lain, Akhyar Berpeluang Paling Besar

-Politik-58 views

EKSISNEWS.COM, Medan – Pemerhati sosial politik Shohibul Anshor Siregar menyebut popularitas Akhyar Nasution meningkat tajam di masa Pandemi Covid 19. Hal ini terlihat dari cara kerjanya yang tidak kenal lelah dan terus turun ke tengah masyarakat, termasuk kegiatan pemberian bantuan beras 20 Kg dan gula pasir untuk 300.000 KK di masa pandemi.

“Saya perkirakan dengan kinerja totalitas mengatasi Covid 19, saat ini popularitas dan tingkat keterpercayaan rakyat kepada Akhyar (Nasution) sangat tinggi jauh di atas calon lain,” kata Shohibul di Medan, Kamis (11/6/2020).

Situasi tersebut menurutnya, menjadi modal besar bagi Akhyar mendapat kepercayaan dari partai politik.

Menurutnya, saat ini ada 2 atau 3 partai di luar PDIP yang “terpesona”  dengan elektabilitas Akhyar dan memprioritaskannya untuk direkomendasikan sebagai calon yang didukung.

“Akhyar ini kansnya sangat besar menjadi calon wali kota dan menang dalam pilkada Medan 2020 , baik itu bersama PDIP atau tanpa PDIP,” tegasnya

Hanya saja, Shohibul melihat Akhyar ini sebagai sosok yang tidak ingin disebut sombong atau lupa akan jasa orang.

Akhyar menurutnya sangat menyadari bahwa dirinya itu dibesarkan dalam keluarga marhaen dan PDIP. Ia tak ingin disebut meninggalkan PDIP dan hatinya tetap ingin berjuang bersama PDIP.

“Apalagi kader PDIP di tingkat anak cabang dan ranting terus secara militan mendukungnya. Bahkan kader ranai-ramai membuat pernyataan dan tagar tolak calon karbitan dan calon coba-coba. Ini yang tidak bisa membuat Akhyar buru-buru meninggalkan PDIP,” tegasnya.

Selain itu kesederhanaan hidup Akhyar dan keluarganya memunculkan persepsi di masyarakat bahwa inilah sosok pemimpin bersih yang tak akan terjerat kasus korupsi.

Dengan terjadinya kasus korupsi yang menimpa 3 wali kota Medan terdahulu Abdillah, Rahudman dan Eldin membuat masyarakat Medan saat ini menginginkan calon yang bersih .

“Persepsi masyarakat terhadap Akhyar itu bersih karena kesederhanaan hidupnya. Apalagi dalam kasus yang menimpa Eldin terbukti Akhyar tidak terlibat apa pun sehingga tidak pernah dipanggil oleh penyidik KPK.

Bahkan setau saya melalui pemberitaan di media massa ,Akhyar itu dipanggil sebagai saksi pun tak pernah. Ini membuktikan selama 4 tahun sebagai wakil wali kota, beliau bersih,” tegasnya.(ENC-2)

Komentar

Baca Juga