oleh

Sidang Lanjutan PDAM Tirtanadi Deli Serdang: Terungkap Mark Up Anggaran

-HUKRIM-12 views

EKSISNEWS.COM, Medan – Lanjutan sidang dugaan korupsi mark up dalam pemakaian anggaran pada medio Januari-April 2015 dengan dua terdakwa Mantan Kacab PDAM Deli Serdang, Hasran Siregar dan Mantan Kabag Keuangan PDAM Deli Serdang, Zainal Sinulingga dipimpin oleh Majelis Hakim yang diketuai Asad Rahim Lubis, Senin (3/4/2021).

Persidangan yang digelar di ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan ini terungkap bahwa selama 2015-2018 telah terjadi mark up anggaran sehingga merugikan negara sebesar Rp 10,6 miliar dari beberapa kepala cabang, termasuk Hasran Siregar.

Dalam kesaksian yang disampaikan Kepala SPI PDAM Tirtanadi, Parlindungan Siregar dipersidangan mengungkapkan bahwa tidak pernah ada pemeriksaan laporan keuangan.”Sebab mengacu pada SK Direksi No27 Tahun 2000, maka KSO Cabang PDAM Tirtanadi Deli Serdang tidak dilakukan pemeriksaan. Selain itu fokus pengawasan pada cabang di wilayah Medan,” ucap saksi Parlindungan.

Saksi juga menyebutkan pihaknya mendapatkan perintah pemeriksaan setelah Kacab PDAM Deli Serdang Saipul Hutasuhut tentang selisih Voucher dan rekening koran sehingga merugikan Rp 10 miliar lebih. Dalam persidangan tersebut juga menyebutkan meski dalam pemeriksaan Zainal Sinulingga mengakui siap bertanggungjawab saat dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan. Bahkan untuk melunasi pembayaran tersebut gaji tidak dibayarkan.

Nah didalam persidangan ini juga terkuak dari 6 KSO PDAM hanya Cabang PDAM Deli Serdang lah yang tidak pernah diperiksa.

Parlindungan juga menjelaskan dari hasil penelusuran ditemukan selisih pada voucher dan rekening koran pada masa kepemimpinan Hasran. Pada perkara ditemukan kerugian dimasa Hasran memimpin Rp 684 juta.

Setelah mendengarkan keterangan dari saksi, Hasran merasa keberatan karena perbuatan oleh jajarannya tanpa adanya sepengetahuan dari dirinya. Keberatan lainnya, seharusnya SPI melakukan pemeriksaan rutin sehingga bisa dicegah. Namun dalam perkara ini pihaknya tidak mengetahui.(ENC-NZ)

Komentar

Baca Juga