oleh

Sidang Suap OTT Medan, Samsul Fitri Siregar Jalani Sidang Perdana

-HUKRIM-56 views

MEDAN, Eksisnews.com – Kasubbag Protokol Bagian Umum Sekretariat Daerah Pemko Medan, Samsul Fitri Siregar menjalani sidang perdana karena keterlibatan dalam pengumpulan dana yang diminta kepada sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna operasional kegiatan Walikota Medan Dzulmi Eldin yang tidak ditanggung dalam anggaran (nonbugter).

Dalam dakwaan yang dibacakan JPU KPK Arin dan Zainal, terungkap fakta yang mengejutkan bahwa terdakwa berhasil mengumpulkan uang Rp2.1 Milliar yang dikutip dari sejumlah kepala OPD, diantaranya Isa Ansyari (berkas terpisah), Benny Iskandar, Suherman, Iswar S, Abdul Johan, Edwin Effendi, Emilia Lubis, Edliaty, Muhammad Husni, Agus Suriyono, Qomarul Fattah, Usma Polita Nasution, Danmikrot, S Armansyah Lubis alias Bob, M Sofyan, Hannalore Simanjuntak, Renward Parapat, Khairunnisa Mozasa, Rusdi Sinuraya, Suryadi Panjaitan, Zulkarnain, Hasan Basri, Khairul Syahnan, dan Ikhsar Risyad Marbun.

Padahal terdakwa mengetahui bahwa itu bertentangan dengan penyelenggaraan Pasal 5 angka 4 danPasal 5 angka 6 Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme juncto Pasal 67 huruf b dan e juncto Pasal 76 ayat (1) huruf a dan e Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Masih dalam dakwaan Jaksa KPK, menyebutkan bahwa pemberian uang oleh pihak OPD bertujuan untuk mempertahankan masa jabatannnya.

Dalam kasus ini, terdakwa dijerat melanggar Pasal 12 atau Pasal 11 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Usai membacakan dakwaan, maka Ketua Majelis Hakim Tipikor, Abdul Aziz sempat menanyakan apakah terdakwa akan mengajukan eksepsi. 

“Apakah saudara mengajukan eksepsi,? tanya Ketua Majelis hakim, menjawab itu terdakwa menyatakan tidak.

Sehingga majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda keterangan saksi-saksi. ( ENC-NZ)

Komentar

Baca Juga