TMMD Membawa Perubahan, Mewujudkan Impian Meraih Masa Depan
Oleh: Syakhrian Uzma Noer.S
EKSISNEWS.COM, Langkat – Terik matahari yang menyengat terus membakar semangat para lelaki tegap berpakaian loreng dan coklat ditengah-tengah kehidupan masyarakat yang berdomisili dikawasan pesisir untuk mewujudkan pembangunan peningkatan jalan dan pembangunan infrastruktur lainnya di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Teriknya cahaya sinar matahari siang menyinari jalan yang kini tampak lebih kokoh dan rata di antara deru mesin mobil truk sedang melansir material untuk menyelesaikan pembentukan dan pengerasan jalan, terlihat prajurit TNI Polri dan warga masyarakat yang tergabung dalam Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD ) ke 128 tahun 2026 Kodim 0203/Langkat, Korem 022 Pantai Timur, Kodam I Bukit Barisan menghentikan langkahnya sejenak.
Wajahnya mulai sumringah meskipun diraut wajahnya tersirat kelelahan mendalam saat memandangi jalan yang sedang dibuat dalam program TMMD 128 Tahun 2026.

Jalan yang dimaksud adalah akses peningkatan dan pelebaran jalan penghubung sepanjang 1.500 m x 4 m yang menghubungkan Dusun I, II dan III Desa Pasar Rawa Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang kini telah tuntas dibangun Satgas TMMD 128 Kodim 0203/Langkat.
Melalui tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, 150 personel tergabung dalam Satgas TMMD ke-128 Kodim 0203/Langkat mulai dari 22 April -21 Mei selama sebulan lamanya terus berjibaku melawan cuaca demi mewujudkan pembangunan infratruktur di wilayah Pesisir Kabupeten Langkat tersebut.

Kegiatan mendukung program pemerintah percepat pembangunan wilayah pedesaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 128, Kodim 0203/Langkat tersebut merupakan implementasi dari operasi militer selain perang (OMSP) sesuai Undang-Undang Nomor. 34 tahun 2004 tentang TNI pasal 7 ayat (1), tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara dan tugas TNI dalam Operasi Militer Perang (OMP) juga melaksanakan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam keadaan damai, khususnya dalam kontek ini membantu Pemerintah Daerah (Pemda/Pemkab) dalam aksi mewujudkan pembangunan infrastruktur.

Kehadiran TNI di lapangan bukan sekadar untuk menyelesaikan pembangunan saja, sekaligus menunjukan kepedulian bahwa TNI Polri bersinergi dengan Pemkab peduli dengan kesulitan rakyat dan siap membantu pemerintah menciptakan pembangunan infrastruktur yang saat ini telah rampung semuanya .
Berkolaborasi dengan instansi terkait dan melalui tugas Operasi militer Selain Perang (OMSP), Kodim 0203/Langkat memperjuangkan kehidupan manusia yang butuh dan sangat butuh bantuan pembangunan jalan dan infrastruktur layak serta air bersih di kawasan pesisir yang dulunya dikenal Hutan Mangrove tersebut akhirnya terwujud sudah.
Untuk pembukaan jalan baru bukan hanya akses transportasi warga saja, melainkan jika suatu saat terjadi perang atau bencana alam, maka jalan tersebut bisa dimanfaatkan untuk melansir pasukan dan amunisi ataupun makanan. Jadi jalan dibuka untuk mewujudkan pembinaan ketahanan wilayah kuat.
Melalui kegiatan TMMD akan terwujud pembinaan teritorial (Binter) ampuh demi terciptanya Pembinaan ketahanan wilayah (Bintahwil) yang kokoh dan kuat sehingga siapapun yang akan menggoyang dan merusak bangsa Indonesia tidak akan goyah. Ancaman-ancaman yang dapat merusak dan mengganggu bangsa Indonesia tidak akan pernah berhasil jika Bintahwil kuat.

Dalam kegiatan Program TMMD 128 Kodim 0203/Langkat melaksanakan pekerjaan fisik dan non fisik .
Untuk pekerjaan fisik adalah pekerjaan pelebaran dan pengerasan badan jalan sepanjang 1.500 m x 4 m yang menghubungkan Dusun I, II dan III Desa Pasar Rawa Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat,
Normalisasi/ pembersihan parit sepanjang 1.500 m, pembuatan jembatan panjang 6 m x 4 m, bedah rumah tidak layak huni (RTLH) milik Ibu Rida Wahyuni Rao, Bedah rumah tidak layak huni milik bapak Miswandi, bedah rumah tidak layak huni milik bapak Irwansyah, bedah rumah tidak layak huni milik Ibu Juraida dan Bedah rumah tidak layak huni milik bapak Suzana.

Kemudian pembuatan sumur bor dan 2 (dua) MCK titik 1, pembuatan sumur bor dan 2 (dua) MCK titik 2, pembuatan sumur bor titik 3, pembuatan sumur bor titik 4, pembuatan sumur bor titik 5 dan pembuatan MCK titik 5. Selanjutnya
pembuatan Pos Kamling, pembuatan gorong-gorong titik 1 dan pembuatan gorong-gorong titik 2.

Sedangkan untuk sasaran fisik tambahan yakni pembuatan platdecker titik 1, pembuatan platdecker titik 2 dan pembuatan platdecker titik 3. Untuk program sasaran non fisik diantaranya Penyuluhan Bela Negara, Penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Penyuluhan/Sosialisasi Hukum dan Kamtibmas, Penyuluhan/Sosialisasi Bahaya Narkoba, Penyuluhan/Sosialisasi KB Kesehatan dan Penyuluhan Perikanan dan Peternakan.
Untuk sasaran tambahan Program Unggulan Kasad berupa ketahanan pangan Satgas menanam buah Semangka dan pemberian paket makanan tambahan bagi penderita Stunting 100 paket.

Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa mengatakan bahwa program lintas sektoral TMMD merupakan kegiatan yang nyata dan langsung dirasakan masyarakat manfaatnya. Karena dalam program TMMD,TNI, Polri, pemkab bersama masyarakat bergotong royong dalam membangun dari berbagai macam kebutuhan masyarakat yang dianggap penting.Alhamdulillah seluruh sasaran fisik dan non fisik serta sasaran tambahan semuanya rampung tepat waktu.
“Kegiatan membantu Pemkab Langkat untuk meningkatkan pembangunan agar tercipta peningkatan perekonomian warga di wilayah Desa Pasar Rawa dan Desa Klantan Luar, Kecamatan Gebang dengan tujuan untuk percepatan mobilitas dan distribusi hasil-hasil pertanian dan komoditas lainnya yang bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung program Presiden Republik Indonesia bapak Prabowo Subianto dan bapak Kasad,” sebut Pangdam.

Sementara Ketua Tim Wasev TMMD 128 Brigjen TNI Yanto Reinald Nainggolan, SIP.M.Si, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang telah membantu kelancaran program TMMD 128 Langkat sehingga hasilnya bermanfaat bagi masyarakat. ” 20 Program fisik dan non fisik seluruhnya berjalan lancar dengan hasil yang baik,” ucapnya.
Dansatgas TMMD 126 Kodim 0203/Lkt Letkol Inf Medwin Sangkakala mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Langkat dan unsur Forkopimda serta semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan TMMD ke-128 berjalan lancar dengan aman sesuai dengan yang direncanakan.

“Saya juga memohon maaf apabila ada kesalahan yang tidak sengaja ataupun ada personel Satgas yang menyinggung warga disini, kami disini hadir untuk masyarakat ,” tandasnya.
Bupati Langkat H.Syah Afandin mengatakan bahwa kegiatan TMMD 128 yang dilaksanakan Kodim Langkat di Gebang sangat membantu Pemkab Langkat, kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kasad, Bapak Pangdam dan Dandim Langkat serta seluruh unsur terkait yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan TMMD disini sehingga berjalan lancar.
“Terimakasih buat TNI karena telah membantu mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah saya pimpin ini,semoga hasilnya bermanfaat selamanya,” sebut Bupati.

“Kehadiran prajurit TNI dan Polri untuk mewujudkan pembangunan jalan bagus yang di impikan warga selama puluhan tahun akhirnya terkabul juga. ”Kami warga disini sangat berterima kasih sekali karena hadirnya TMMD membawa perubahan yang tiada nilai, kami masyarakat disini bangga dengan TNI, kepedulian mereka benar-benar dirasakan masyarakat disini,” ujar Kek Hairul (78) warga Dusun III, Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Selasa 12 Maret 2026.
Kakek yang menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani (Poktan) Karya Tani ini mengatakan, sejak tahun 1985 dirinya menetap di Pasar Rawa, jalan disini baru ini ditingkatkan TNI dari Kodim Langkat. Selain jalan diperbaiki dna dilebarkan ada juga bantuan renovasi rumah warga yang ekonominya kekurangan, pembuatan sumur bor air bersih itu yang paling penting.

“Air bersih dan jalan bantuan TNI itu paling penting bagi kami disini, kami disini, khususnya saya bangga dengan tentara, kepedulian mereka liar biasa kepada rakyat,” ungkap kakek memiliki tiga anak ini.
Hal senada disampaikan Nenek Latifah (76) mengatakan bahwa sumur bor yang dibuat dalam program TMMD 128 Langkat sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat disini. “Disini memang ada air tapi tidak sebersih yang dibuat bapak-bapak tentara, saya mewakili warga mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan bapak-bapak TNI, khususnya bapak Kasad,” ucapnya.

Dalam pelaksanaan TMMD, personel Satgas menginap di rumah warga. Disana personel makan dan minum membayar dengan keluarga asuh. Jadi hadirnya TMMD juga meningkatkan perekonomian warga masyarakat setempat. TMMD juga untuk pertajam kepekaan terhadap perkembangan situasi dan lakukan tindakan proaktif kepada segala bentuk ancaman yang akan menganggu Persatuan dan Kesatuan bangsa serta tegakkan kedaulatan dan pertahankan keutuhan wilayah NKRI .

Para prajurit TNI AD harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat apapun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi dan menciptakan kesejahteraan rakyat agar mampu menumbuhkan kecintaan dan kasih sayang rakyat kepada TNI AD.

Disini prajurit TNI Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD menjalin kebersamaan serta bangkitkan semangat gotong-royong dalam kehidupan Berbangsa dan Bernegara guna mewujudkan Ketahanan Nasional dan Kemanunggalan TNI-Rakyat. Setiap hari prajurit berbaur dengan masyarakat dengan berbagai kegiatan diantaranya Komsos, olahraga bersama, mengajari anak-anak mengaji, sholat berjamaah dan ada juga Satgas Kesehatan setiap hari keliling kampung memberikan pelayanan kesehatan.
Program TMMD ini sangat tepat sebagai upaya memelihara semangat kebersamaan, persatuan dan toleransi atas perbedaan serta budaya gotong-royong dan kepercayaan diri dalam kehidupan agar Kemanunggalan TNI-Rakyat selalu terjaga dan terbina. Kini Desa Pesisir Pasar Rawa berubah dengan hadirnya TMMD.

” TMMD membawa perubahan, mewujudkan impian meraih masa depan”, kini jejak pembangunan prajurit terukir abadi di Desa Pasar Rawa.
#Sejarah Desa Pasar Rawa#
Sebagaimana diketahui bahwa Desa Pasar Rawa di Kecamatan Gebang, Langkat, merupakan wilayah pesisir yang dulunya mengalami kerusakan ekosistem mangrove cukup parah akibat perambahan untuk bisnis arang pada tahun 2004. Kini desa tersebut bertransformasi menjadi pusat konservasi mangrove yang produktif melalui Kelompok Tani Hutan (KTH) Penghijauan Maju Bersama, menjadikannya desa berbasis pertanian dan perikanan yang menjaga lingkungan.

Desa Pasar Rawa terletak di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Desa ini berbatasan dengan Air Hitam (Utara), Bukit Mengkirai (Selatan & Timur) dan Kwala Gebang/Paya Bengkuang (Barat). Didesa ini pada Tahun 2004 menjadi titik terendah ekosistem desa karena tingginya perambahan mangrove untuk bahan baku arang. Hal ini menyebabkan hilangnya mata pencaharian warga.
#Pemulihan (Konservasi)#

Warga kemudian sadar dan membentuk KTH Penghijauan Maju Bersama untuk memulihkan hutan Mangrove yang rusak. Upaya ini berhasil mengembalikan ekosistem pesisir. Mayoritas penduduk bekerja sebagai petani dan nelayan, dengan total penduduk mencapai lebih dari 12.000 jiwa (termasuk berbagai dusun di sekitarnya).

Selain pertanian, desa ini kini menonjol dalam pengelolaan hutan desa dan perlindungan Mangrove. Desa Pasar Rawa merupakan contoh keberhasilan peralihan dari perusakan lingkungan menuju pengelolaan hutan lindung berbasis masyarakat. (ENC-1)
Penulis Syakhrian Uzma Noer.S adalah Redaktur Berita Militer Media Online EKSISNEWS.COM
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.